Disiplinkan Anak Memakai Cabai, Jamie Oliver Dikritik Banyak Pihak

Disiplinkan Anak Memakai Cabai, Jamie Oliver Dikritik Banyak Pihak

- detikFood
Sabtu, 22 Nov 2014 14:06 WIB
Foto: Jamie Oliver
Jakarta - Chef selebriti, Jamie Oliver mempunyai cara untuk mendisplinkan anaknya. Ia mengolesi camilan dengan cabai. Cara ini menuai banyak kecaman dari komisi anak yang menyebutkan tindakan itu sebagai bentuk kekerasan pada anak.

Jamie mengakui pernah mengelabui anak perempuannya mengonsumsi Scotch Bonnet. Cabai tersebut mempunyai tingkat kepedasan 100.000 hingg 350.000 Scoville Unit yang menjadikannya cabai terpedas di dunia. Kebanyakan cabai Jalapeno hanya mengandung tingkat kepedasan 2.500 hingga 8.000 Scoville.

β€œSaya memberikan cabai sebagai hukuman, memukul anak tidak banyak dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Jika Anda adalah seorang chef selebriti ternama seperti saya Anda memerlukan beberapa pilihan untuk menghukum anak,” tutur Jamie seperti dikutip dari beberapa sumber (22/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anak perempuannya yang kedua, Poppy dikatakan sering tidak hormat dan kasar pada Jamie. Tapi, Jamie tidak pernah menghukum anaknya dengan berkata kasar, karena itu ia menghukum anaknya lewat camilan yang diberikan.

β€œLima menit kemudian ia berpikir saya melupakan semuanya. Ia meminta apel, saya memotong beberapa apel dan mengolesnya dengan Scotch Bonnet. Lalu ia berlari ke mamanya dan memgeluhkan rasanya sangat pedas. Saya tertawa di pojok dapur dan istri saya memperingatkan jangan pernah melakukan itu lagi,” tutur Jamie.

Sejak berita tersebut mulai tersebar, metode Jamie dikatakan sebagai bentuk tindak kekerasan pada anak. Banyak anggota komisi anak menyayangkan perilaku chef selebriti ini karena seharusnya ia menjadi panutan bagi masyarakat.

β€œIa seharusnya menjadi guru, panutan, dan bekerja dengan anak- anak. Jika ia bekerja di sekolah di Victoria mereka akan langsung memecatnya. Itu adalah tindakan kekerasan pada anak,” tutur commissioner Bernie Greary.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads