Mitos Soal Bawang Putih, Roti dan Telur Ini Masih Populer di Dunia (2)

Mitos Soal Bawang Putih, Roti dan Telur Ini Masih Populer di Dunia (2)

- detikFood
Rabu, 19 Nov 2014 10:24 WIB
Mitos Soal Bawang Putih, Roti dan Telur Ini Masih Populer di Dunia (2)
F
Jakarta - Meskipun sekarang sudah measuki era digital, namun banyak mitos masih beredar di kalangan masyarakat dunia. Boleh percaya boleh tidak.

Banyak orang masih percaya menumpahkan garam dan teh bisa pertanda sial. Atau menebarkan beras bisa mendatangkan keberuntungan. Mitos soal beras dan mie masih dipercaya oleh banyak bangsa Asia. Termasuk mitos-mitos seputar makanan ini.



1. Mie

Foto: Thinkstock
Panjangnya mie yang Anda santap menandakan umur panjang. Jika  memotongnya sebelum menghidangkannya, berarti Anda memotong usia Anda. Santaplah mie dengan mengulur jangan sampai terputus.

Takhayul lainnya mengenai sumpit. Jika Anda menemukan sumpit yang tidak sepadan di meja, hal itu menandakan  akan kelewatan moda transportasi yang akan Anda gunakan. Menjatuhkan sumpit menandakan kesialan akan menimpa. Jangan pernah meninggalkan sumpit dengan posisi tegak di dalam mangkuk karena kutukan kematian akan menimpa Anda.

2. Pisang

Foto: Thinkstock
Pisang adalah salah satu buah yang paling digemari karena mudah didapat dan menajdi sumber energi instan.
Hindari memotong pisang saat menyantapnya, hal tersebut akan mendatangkan kesialan. Lebih baik memotongnya menjadi beberapa bagian kecil.

Beberapa orang percaya jika membuang kulit pisang dengan ceroboh akan mengalami kematian yang menyakitkan.

Pisang adalah sumber kesialan bagi nelayan. Jangan sesekali membawa pisang saat pergi menaiki perahu untuk mencari ikan. Karena  tidak akan ada  satu ekor ikan pun yang didapat. Alasan logis lainnya karena banyak kapal di laut yang hilang pada tahun 1700an dan kapal tersebut memuat pisang di dalamnya.

3. Anggur

Foto: Thinkstock
Tradisi penduduk Amerika Selatan saat malam tahun baru adalah memakan 12 buah anggur di tengah malam. Setiap buah anggur menandakan bulan-bulan yang berbeda pada tahun masehi. Jika anggur rasanya manis, berarti saat bulan itu Anda akan sering mengalami keberuntungan. Namun jika buah anggur rasanya asam, berarti ada bulan tertentu yang menjadi kesialan bagi Anda.

Anggur menandakan berkat bagi Anda sepanjang tahun. Lebih banyak anggur yang Anda lahap, maka berkat yang Anda peroleh pun makin banyak saat tahun baru. Namun saat memakan anggur, jangan lupa buang bijinya. Jika tidak, Anda akan mengalami usus buntu.

4. Buah-buahan

Foto: Thinkstock
Jeruk adalah buah pembawa keberuntungan. Setiap mempelai wanita harus menaruh bunga jeruk di buket mereka agar membawa keberuntungan. Jika Anda mencintai seseorang dan ingin agar dia juga mencintai Anda, berilah sebuah jeruk kepadanya. Orang yang saling jatuh cinta akan semakin dekat setelah saling memberikan jeruk.

Buah persik memberikan nasehat untuk Anda. Buah ini dipercaya memperpanjang umur  dan menjauhkan dari iblis.

Jika saat panen apel tiba, jangan tinggalkan satu buah apel menggantung di atas pohon. Jika hal ini terjadi, maka kematian akan mengintai hingga musim semi berikutnya.

5. Beras

Foto: Thinkstock
Beras sudah menjadi simbol kesehatan dan kemakmuran. Mungkin Anda tidak menyadarinya, namun dengan menebar beras, confetti, dan kelopak mawar di pernikahan dipercaya akan menenangkan roh jahat sehingga tidak akan mengancam pesta pernikahan. Menebarkan beras akan membawa kebahagiaan, kesuburan, kekayaan, dan kemakmuran untuk pengantin baru.

Di Tiongkok, para gadis harus menghabiskan nasi yang tersedia. Jika tidak, kelak suaminya akan memiliki bintik di wajahnya. Di Indonesia sendiri, Anda dilarang memakan nasi dari piring kecil. Hal ini akan membuat Anda direndahkan oleh saudara sendiri. Memakan nasi dengan berantakan juga merupakan hal tabu, hal tersebut menandakan jika Anda memiliki pikiran kotor.

6. Kue Ulangtahun

Foto: Thinkstock
Kita patut berterimakasih kepada bangsa Yunani kuno. Kala itu mereka merayakan ulang tahun dewi bulan, Artemis dengan kue yang berbentuk bulan dan lilin di atasnya. Hal tersebut dipercaya mampu mengusir roh jahat saat perayaan tersebut.

Bangsa Yunani jugalah yang pertama kali menuliskan “Happy Birthday” di atas kue dengan bahan tulisan yang bisa dimakan. Jika bagian tersebut dimakan, orang yang memakannya akan mendapat berkat dan mendapat perlindungan ajaib melawan serangan iblis. Tradisi ini berlaku hingga saat ini.

Jika Anda membuat sebuah harapan dengan lilin yang menyala lalu mampu meniup semua lilin dalam satu tiupan maka harapan akan terwujud.

Halaman 2 dari 7
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads