Renyah Gurih Bitterbalen dan Kroket, Camilan Klasik Favorit

Kue dan Roti Nostalgia

Renyah Gurih Bitterbalen dan Kroket, Camilan Klasik Favorit

- detikFood
Senin, 17 Nov 2014 09:28 WIB
Renyah Gurih Bitterbalen dan Kroket, Camilan Klasik Favorit
Foto: Thinkstock
Jakarta - Suka ngemil kroket, pastel, atau risoles? Penganan gorengan ini bukan asli Indonesia tetapi adaptasi dari kuliner Belanda dan Portugis. Meski kini banyak varian baru, penganan klasik ini tak pernah kehilangan penggemar.

Kini beragam camilan gorengan seperti kroket, risoles, atau pastel sudah menjadi bagian dari jajanan tradisional. Karena camilan tersebut sudah lama diadaptasi oleh orang Indonesia.

1. Risoles

Foto: Thinkstock
Hidangan ini mempunyai nama awal Russeolus yang berarti kemerah-merahan. Risoles sendiri berasal dari Portugis dengan nama rissois, bentuknya bervariasi ada yang bulan sabit atau segitiga. Lapisan berlapis tepung panir, isiannya mulai dari saus bechamel, daging giling, sayuran, dan ham. Di Indonesia selain isian ragout ayam, daging, dan sayuran kini juga ada risoles Amerika berisi mayones, daging asap, telur rebus, dan wortel.

2. Bitterballen

Foto: Thinkstock
Bola-bola renyah gurih ini berasal dari Belanda. Umumnya isian bitterbalen terbuat dari kaldu sapi, mentega, tepung, daging giling, seledri, dan garam lada. Dicampur hingga kental lalu didinginkan. Setelah padat, dijadikan bola- bola, dilapisi tepung panir dan telur, lalu digoreng. Bitterbalen juga dibumbui pala dan dinikmati dengan cocolan mustard.

3. Kroket

Foto: Thinkstock
Masyarakat Belanda juga mengenalkan camilan gurih bernama kroket yang dahulu dibawa oleh chef Raja Louis XIV. Di sana kroket umumnya dibuat dari daging (undvleeskroket) and daging sapi muda (kalfsvleeskroket). Di Belanda ada varian populer berbumbu kacang khas sate dan diberi daging cincang. Sementara di Indonesia dibuat dengan kentang tumbuk dengan isi ayam dan sayuran.

4. Pastel

Foto: Thinkstock
Makanan renyah gurih ini berasal dari Portugis yang mengadaptasi camilan samosa khas India. Brasil yang menjadi jajahan Portugis biasanya mengisi pastel dengan selai jambu, udang, keju, dan ayam. Di Indonesia pastel diisi cincangan wortel, kentang, buncis, daging ayam, dan telur rebus serta suun.
Halaman 2 dari 5
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads