Kuliner Ranah Minang

Gulai Paku, Gulai Lamak Jodohnya Katupek

- detikFood Rabu, 12 Nov 2014 17:35 WIB
Foto: Kaskus // Getty Images
Jakarta -

Selain daging, sayuran juga enak diolah jadi gulai. Seperti gulai dari daun paku paku muda yang renyah segar. Dalam kuliner Minang, gulai paku jadi santapan pendamping ketupat.

Paku atau pakis merupakan tumbuhan berpembuluh (tracheophyta) yang memperbanyak diri dengan spora. Tumbuhan liar ini hidup di daerah tropik basah yang lembab.

Bentuk tumbuhan paku bermacam-macam. Ada yang berupa pohon, mengapung di air, rimpang menjalar di tanah, dan lainnya. Ciri khas tumbuhan paku adalah batang melengkung di bagian ujung dan daun berukuran kecil. Namanya berbeda-beda seperti paku ekor kuda, paku tunjuk langit dan paku kawat.

Jenis tumbuhan paku-pakuan yang banyak dikonsumsi adalah paku sayur (Diplazium esculentum) yang banyak tumbuh di tepi sungai atau tebing. Begitu juga dengan semanggi (Marsilea crenata), bracken (Pteridium aquilinum), dan ostrich fern (Matteuccia struthiopteris).

Banyak daerah di Indonesia memakai paku sayur dalam olahan masakannya. Salah satunya adalah masyarakat di Sumatera Barat. Di sana, daun paku diolah menjadi gulai. Hidangan ini cukup populer terutama di daerah pesisir barat.

Gulai paku khas Minang dibuat dari daun pakis muda. Seperti umumnya gulai, daun pakis dimasak dengan santan agar rasanya gurih dan bertekstur kental.

Untuk membuat gulai paku, santan dicampur dengan bumbu halus, serai, daun kunyit, daun jeruk, cabai rawit, lengkuas, dan asam kandis. Kemudian potongan daun pakis muda dimasukkan kedalamnya hingga kuah mendidih dan keluar minyak. Udang, ikan asin jambal atau ikan teri dapat ditambahkan ke dalam gulai agar lebih lezat.

Biasanya gulai kekuningan ini dihidangkan bersama ketupat (katupek) di pagi hari untuk sarapan. Pada hidangan tersebut, ketupat diberi siraman gulai paku yang rasanya sepat asam agak pedas. Pelengkapnya berupa telur rebus dan kerupuk singkong. Hmm.. nikmat!

Katupek gulai paku jadi makanan khas daerah Pariaman. Sicincin, desa di antara Padang dan Bukittinggi, terkenal dengan sajian katupek gulai paku ini.

(msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com