Penelitian dari Harvard Business School dan University College London menunjukkan bahwa chef bisa membuat rasa makanan lebih enak jika melihat konsumen. Chef yang bisa melihat pengunjung restoran akan lebih meningkatkan usahanya di dapur.
Untuk studi ini, peneliti menyiapkan empat skenario di cafetaria sebenarnya selama dua minggu dengan menggunakan bantuan iPad untuk video conference antara area makan dan dapur. Tidak ada suara dan interaksi di antara keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, rating kepuasan konsumen naik 17,3 persen saat pengunjung dan chef bisa saling melihat dibanding bila mereka tidak bisa melihat. Pelayanan pun 13,2 persen lebih cepat. Begitu pula saat chef bisa melihat pengunjung namun tidak sebaliknya, rating kepuasan juga mengalami kenaikan 10 persen.
"Kami menemukan bahwa melihat pelanggan dapat membuat karyawan merasa lebih dihargai, lebih puas dengan pekerjaannya, dan lebih bersedia mengerahkan usaha," tutur peneliti dari Harvard Business School, Ryan W. Buell, seperti dilansir dari New York Magazine (03/11/2014).
Jika bisa melihat konsumen, chef bekerja lebih keras saat menyiapkan makanan. Karenanya rasa makanan pun jadi lebih lezat.
Contohnya saat studi berlangsung, terdapat seorang peneliti yang mengamati dapur. Ia melihat biasanya chef akan membuat telur di awal, baru kemudian ditempatkan dalam piring saat dibutuhkan. Saat iPad dihidupkan dan chef bisa melihat konsumen, mereka lebih sering membuat telur sesuai pesanan.
Menurut Tami Kim dari Harvard Business School, kekuatan chef muncul saat melihat pelanggan. Mereka sering berkata betapa senang bisa melihat pelanggan, sampai-sampai banyak yang ingin iPadnya tetap ada di sana. Salah satu chef berkata ketika pelanggan bisa melihat pekerjaannya dan menghargai itu, maka chef ingin semakin meningkatkan usahanya.
Penelitian ini dipublikasikan dalam Harvard Business Review edisi November.
(msa/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN