Nutrisi Madu dan Teh Hijau Bisa Rusak Akibat Kemasan Dibiarkan Terbuka

Nutrisi Madu dan Teh Hijau Bisa Rusak Akibat Kemasan Dibiarkan Terbuka

- detikFood
Senin, 30 Jun 2014 13:01 WIB
Nutrisi Madu dan Teh Hijau Bisa Rusak Akibat Kemasan Dibiarkan Terbuka
Foto: Getty Images
Jakarta - Penurunan nutrisi tidak hanya dapat dilihat dari penampakan saja. Paparan oksigen dan panas juga dapat menurunkan kadar nutrisi suatu bahan makanan. Untuk itu cara penyimpanan sangat mempengaruhi kualitas nutrisi yang ada.

Sebelum menyimpan bahan makanan, perhatikan waktu dan cara penyimpanannya terlebih dahulu.

Foto: Getty Images

1. Teh hijau

Foto: Getty Images
Dalam studi Journal of Science menunjukkan bahwa katekin atau antioksidan yang dapat menurunkan resiko kanker dalam teh hijau dapat menurun tajam dari waktu ke waktu. Setelah 6 bulan, tingkat katekin akan menurun sekitar 32 persen. Agar hal ini dapat dihindari, sebaiknya simpan teh dalam wadah tertutup ditempat gelap dan dingin.

1. Teh hijau

Foto: Getty Images
Dalam studi Journal of Science menunjukkan bahwa katekin atau antioksidan yang dapat menurunkan resiko kanker dalam teh hijau dapat menurun tajam dari waktu ke waktu. Setelah 6 bulan, tingkat katekin akan menurun sekitar 32 persen. Agar hal ini dapat dihindari, sebaiknya simpan teh dalam wadah tertutup ditempat gelap dan dingin.

2. Minyak zaitun

Foto: Getty Images
Minyak zaitun memang jarang digunakan. Biasanya minyak ini hanya digunakan sebagai campuran salad atau saus. Minyak zaitun memiliki lebih dari 45 antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung.

Akan tetapi jika sudah dibuka, kandungan antioksidannya akan menurun sekitar 40 persen setelah disimpan 6 bulan.Hal ini dikarenakan paparan gelembung oksigen yang masuk kedalam botol sehingga dapat merusak antioksidan.

2. Minyak zaitun

Foto: Getty Images
Minyak zaitun memang jarang digunakan. Biasanya minyak ini hanya digunakan sebagai campuran salad atau saus. Minyak zaitun memiliki lebih dari 45 antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung.

Akan tetapi jika sudah dibuka, kandungan antioksidannya akan menurun sekitar 40 persen setelah disimpan 6 bulan.Hal ini dikarenakan paparan gelembung oksigen yang masuk kedalam botol sehingga dapat merusak antioksidan.

3. Madu

Foto: Getty Images
Cairan ini memiliki tekstur yang kental. Madu dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga. Madu mengandung antioksidan yang sangat baik untuk tubuh. Jika madu akan disimpan dalam waktu yang lama maka antioksidannya akan menurun sekitar 30 sampai 50 persen setelah 6 bulan.

Madu sangat cocok disajikan sebagai campuran kue atau teh. Agar kandungan madu tetap terjaga, pastikan tutup botol madu tertutup dengan benar dan jauhkan dari sinar matahari.

3. Madu

Foto: Getty Images
Cairan ini memiliki tekstur yang kental. Madu dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga. Madu mengandung antioksidan yang sangat baik untuk tubuh. Jika madu akan disimpan dalam waktu yang lama maka antioksidannya akan menurun sekitar 30 sampai 50 persen setelah 6 bulan.

Madu sangat cocok disajikan sebagai campuran kue atau teh. Agar kandungan madu tetap terjaga, pastikan tutup botol madu tertutup dengan benar dan jauhkan dari sinar matahari.

4. Jus jeruk

Foto: Getty Images
Kini, banyak orang yang membeli jus buah dalam bentuk kemasan. Terkadang tak langsung dihabiskan. Khusus untuk jus jeruk ini, tak boleh dibiarkan hingga satu minggu. Karena kandungan vitamin C akan berkurang jika terpapar udara. Karenanya, sebaiknya langsung habiskan atau beli ukuran botol kecil.

4. Jus jeruk

Foto: Getty Images
Kini, banyak orang yang membeli jus buah dalam bentuk kemasan. Terkadang tak langsung dihabiskan. Khusus untuk jus jeruk ini, tak boleh dibiarkan hingga satu minggu. Karena kandungan vitamin C akan berkurang jika terpapar udara. Karenanya, sebaiknya langsung habiskan atau beli ukuran botol kecil.
Halaman 2 dari 10
(lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads