Goverment's Waste Advisor Body menemukan bahwa, secara nasional seperempat makanan yang sudah diolah terbuang dengan sia-sia di Inggris. Ada sebanyak 230.000 ton salad dalam kantong yang belum dibuka, 260.000 ton sayuran segar dan sebanyak 240.000 ton buah-buahan segar yang dibuang setiap tahunnya.
Untuk skala rumah tangga ditemukan sebanyak 3.000 rumah tangga di nggris yang membuang sekitar 4,2 juta ton makanan yang sudah dimasak. Sedangkan untuk jumlah total limbah yang tidak dapat dimakan seperti tulang, kerang dan kantong teh sebanyak 7 juta ton per tahunnya.
Bulan lalu, Uni Eropa mengumumkan untuk menaruh label kadaluarsa pada kopi, beras, pasta kering, keju, selai dan acar. Hal ini dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah pembuangan makanan yang disebabkan karena perubahan warna dan dapat sebagai pertimbangan untuk masyarakat yang akan membeli barang dengan "buy one get one".
Emma Marsh selaku Food Waste Prevention Manager di Wrap, merekomendasikan untuk masyarakat melakukan tindakan sederhana termasuk memeriksa kulkas dan lemari sebelum berbelanja. Hal ini untuk menghindari duplikasi barang belanjaan, membuat perencanaan makan dan membuat daftar belanja.
Limbah makanan juga menambahkan secara tidak langsung dengan biaya penyimpanan sampah dan TPA dan emisi gas rumah kaca. Organisasi ini memiliki tujuan untuk membantu masyarakat lebih pintar dalam memanfaatkan bahan makanan dan menghindari sisa makanan yang terbuang sia-sia.
Seperti yang dilansir dalam The Guardian (26/06/2014), organisasi Warp, juga telah mendirikan situs online dengan membuat kalkulator perhitungan porsi dan aplikasi gratis. Dilengkapi dengan saran tentang bagaimana untuk membeli dan memasak. Termasuk resep dan tips untuk menggunakan sisa makanan yang ada.
Minggu ini, sepuluh kota di Inggris akan mulai mengambil bagian dalam kampanye untuk membantu orang memahami mengapa mereka membuang begitu banyak makanan. Juga untuk menemukan cara mudah untuk menghindarinya, termasuk Belfast, Birmingham, Cardiff, Glasgow, Leeds, London, Liverpool, Manchester, Newcastle, Nottingham dan Sheffield. Tentunya dengan berbagai kegiatan yang direncanakan mulai sekarang hingga bulan September.
Wrap juga mendesak para penjual untuk mempertimbangkan apakah ukuran porsi mereka realistis . Atau membuat kemasan makanan yang baru untuk dapat mempertahankan kesegaran bahan makanan.
Dengan adanya kampanye ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dampak negatif dari pembuangan limbah makanan. Juga bagaimana cara yang tepat untuk memanfaatkan sisa makanan yang sudah ada agar memiliki manfaat serta nilai yang lebih.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN