Keju populer dari Inggris ini dikenal sebagai Red Leicester atau keju Leichestershire. Tergolong keju keras yang dibuat dari susu sapi segar yang tidak dipasteurisasi. Awalnya keju ini berwarna kuning seperti keju cheddar yang banyak dibuat di berbagai wilayah di Inggris.
Untuk membedakan keju ini dengan keju lain, maka ditambahkan pewarna alami 'annatto' yang berwarna oranye tua. Jika dibandingkan dengan keju cheddar, keju ini lebih cepat masak sehingga dapat dikonsumsi setelah 2 bulan diperam. Umumnya dijual setelah diperam 2 hingga 8 bulan.
Sedangkan dari segi rasa, keju Leichester rasanya lebih creamy, lebih bergumpal kenyal dan gurih. Setelah dikunyah akan terasa aksen rasa sedikit manis seperti karamel. Karena itulah keju ini digemari sebagai teman menikmati wine seperti Vouvray, SancerreChennin Blanc atau Muscadet.
Keju yang sudah dibuat secara tradisional ini umumnya dibentuk bundar pipih. Sejak abad 17 sudah menjadi menu hari orang Inggris. Meskipun kini banyak produk Leicester yang dibuat secara massal di pabrik seperti keju cheddar.
Hampir sama dengan keju cheddar, keju ini juga bisa diparut dijadikan topping roti atau isian sandwich. Biasanya dijual dalam bentuk potongan yang dibungkus plastik kedap udara di pasar swalayan besar. Tak seperti keju cheddar, keju ini harganya relatif mahal.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN