Minum Kopi Bisa Hindarkan Karyawan dari Kecurangan saat Kerja

Minum Kopi Bisa Hindarkan Karyawan dari Kecurangan saat Kerja

- detikFood
Senin, 05 Mei 2014 10:09 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Secangkir kopi di pagi hari ampuh cegah kantuk karena kurang tidur semalam atau memicu semangat untuk aktif bergerak. Kafein di dalamnya juga bisa menahan Anda untuk berlaku tidak etis saat bekerja.

Menurut studi yang dimuat di Journal of Applied Psychology, kekurangan tidur bisa menyebabkan perilaku tak etis di tempat kerja. Namun, secangkir kopi bisa membantu mengontrol tingkah laku dan menolak godaan tak etis.

Hal ini dijelaskan lebih lanjut oleh dua profesor perilaku organisasi dari Amerika Serikat yang meneliti studi ini, yakni David Welsh dari University of Washington dan Michael Christian dari UNC Kenan-Flagler Business School.

Menurut mereka, kekurangan tidur menyebabkan karyawan rentan terhadap pengaruh sosial. Misalnya, bos yang menyuruh bawahannya melakukan sesuatu yang curang atau tak etis.

Karena terlalu lelah akibat kurang tidur, karyawan tak bisa menentang. Karena itu, energi dari kafein dapat membantu mereka melawan dengan menguatkan kontrol diri dan tekad.

Artikel berjudul 'Membangun Model Pengaturan Diri dari Kekurangan Tidur dan Kecurangan: Peran Kafein dan Pengaruh Sosial' ini dibuat berdasarkan penelitian sebelumnya oleh Michael S. Christian dan Aleksander PJ Ellis.

Studi yang dimuat di Academy of Management Journal ini menunjukkan bahwa kekurangan tidur menurunkan kemampuan seseorang mengatur pikiran, emosi, dan perilaku serta meningkatkan tindakan tak etis.

"Para atasan harus sadar bahwa jam kerja para karyawan kini semakin panjang dan mereka kekurangan tidur. Menciptakan kode etik saja tak cukup jika karyawan terlalu lelah menyesuaikan perilaku mereka dengan standar organisasi," Welsh berpendapat.

Seperti dimuat di rilis media UNC Kenan-Flagler Business School (02/04/2014), perusahaan dapat membantu para pekerja yang kelelahan untuk menghindari penyelewengan etika dengan cara ini:

  • Menyediakan kafein di tempat kerja
  • Mengurangi panjang jam kerja dengan penjadwalan, pembatasan lembur, dan istirahat yang sering
  • Menghindari pemberian tugas yang memerlukan kontrol diri besar sementara deadline yang tak jelas membuat jam kerja panjang tak terhindarkan
  • Menyediakan area tidur di tempat kerja dan pelatihan tentang kesadaran tidur
Menurut Christian, kita perlu mengembangkan kesadaran terkait efek negatif kekurangan tidur. "Budaya kerja bisa memperkuat mitos bahwa bekerja keras adalah dengan tidak tidur. Namun, penelitian kami menunjukkan bahwa kekurangan tidur tak baik bagi individu maupun organisasi," tuturnya.

(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads