Jelang Paskah Restoran Hell Pizza Buat Billboard dari Kulit Kelinci

Jelang Paskah Restoran Hell Pizza Buat Billboard dari Kulit Kelinci

- detikFood
Rabu, 16 Apr 2014 11:25 WIB
Foto: Hell Pizza
Jakarta - Mengonsumsi kelinci bukanlah tradisi saat Paskah. Namun sebuah restoran pizza di Selandia Baru, Hell Pizza, membuat menu pizza kelinci tahun ini. Lebih aneh lagi, mereka membuat billboard iklan promosinya dari kumpulan kulit kelinci.

Dalam papan iklan tersebut tertulis "New for Easter. Rabbit Pizza. Made From Real Rabbit. Like This Billboard".

Hell Pizza juga menuliskan dalam laman Facebooknya : "Sebuah catatan tentang billboard kami. Selain memiliki daging lezat dan bahkan cukup lucu, sayangnya kelinci merupakan hama yang merusak lingkungan Selandia Baru terutama di South Island."

Menurut pihak Hell Pizza, kulit kelinci diambil melalui perusahaan penyamakan kulit hewan profesional. Perusahaan ini mendapatkannya dari perusahaan lain yang mengolah daging lokal dimana kulit kelinci menjadi produk reguler mereka. Sedangkan Rabbit Pizza buatan Hell Pizza dibuat dari kelinci liar di daerah Southland dan Otago.

Merujuk pada dokumen New Zealand Department of Conservation, kelinci dikategorikan sebagai Organisme Tak Diinginkan di Selandia Baru yang dinyatakan dalam Biosecurity Act 1993. Sehingga berdasarkan ketentuan itu, kelinci dapat diburu dan dikontrol dimana saja, kapan saja, dengan segala hukum dan kehendak berkeprimanusiaan.

PETA Inggris melalui Mimi Bekhech, Associate Director, menyebut Hell Pizza bisa mendapat masalah lebih dari menampilkan kulit kelinci busuk di billboardnya.

"Berlawanan dengan pernyataan mereka, tidak ada yang etis dengan pembantaian kelinci tersebut. Tidak diketahui bagaimana kelinci dibunuh. Apakah ditembak, dicekik, dijerat, digas atau tulang belakangnya ditarik dari leher?" sebut Bekhech.

Hell Pizza memang sudah sering membuat kontroversi. Pada tahun 2012 mereka membuat "Pizza Roulette", dimana ada satu potongan pizza berisi cabe terpedas bagi manusia. Sebelumnya di tahun 2008 ada seorang lelaki Selandia Baru mengumumkan mau menjual jiwanya pada restoran ini sebesar $3.800 (Rp 43.400.000). Bahkan tahun 2006 mereka mempromosikan "Lust Pizza" dengan mengirim 17.000 kondom. Ada-ada saja!


(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads