Selama ini media dan pemerhati lingkungan gencar memberitakan bahaya penggunaan pestisida pada bahan makanan. Hal inipun membuat konsumen resah dan mempertanyakan keamanan pangan yang mereka konsumsi. Untuk menjawab keresahan masyarakat Amerika, USDA baru-baru ini mengeluarkan hasil penelitian tentang tingkat toksisitas pestisida pada bahan makanan.
Mereka mengungkapkan, tingkat toksisitas pestisida sebenarnya jauh lebih rendah dari yang selama ini masyarakat pikirkan. Secara konsisten, aturan penambahan pestisida juga diawasi Environmental Protection Agency (EPA).
“Data terbaru dari Pesticide Data Program (PDP) menunjukkan residu pestisida dalam makanan tidak menimbulkan masalah keselamatan bagi masyarakat Amerika,” ujar seorang juru bicara EPA, seperti diberitakan The Daily Meal (11/03/2014).
Penelitian USDA yang dimulai pada tahun 2012 ini juga mengungkapkan lebih dari 99 persen buah, sayur, gandum, dan produk olahan susu yang diuji terbukti memiliki kadar pestisida dalam jumlah aman.
Hanya 0,5 persen produk yang kadar pestisidanya diatas batas aman. Temuan ini tentu positif dan bisa meredam keresahan masyarakat. Menanggapi temuan ini, kelompok pemerhati lingkungan Environmental Working Group (EWG) tidak terlalu menyetujuinya.
“Beberapa pihak menyamakan toleransi penggunaan pestisida terlalu tinggi, seperti batas kecepatan mengemudi 500-mph,” ujar Sonya Luner, analis EWG. Ia juga mengatakan, aturan ini terlalu mudah untuk dipatuhi dan tidak menjamin keamanan siapapun.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN