Kue Keranjang Asli Indonesia yang Legit Enak Berasal dari Daerah Ini

Ulasan Khusus: Kuliner Imlek

Kue Keranjang Asli Indonesia yang Legit Enak Berasal dari Daerah Ini

- detikFood
Selasa, 21 Jan 2014 09:36 WIB
Kue Keranjang Asli Indonesia yang Legit Enak Berasal dari Daerah Ini
Foto: detikfood
Jakarta - Kue yang terbuat dari ketan dan gula merah yang manis legit ini tak pernah absen saat imlek. Namanya diambil dari cetakannya yang berbentuk seperti keranjang. Beberapa daerah memproduksi kue keranjang yang biasanya dikemas dengan daun pisang.

Tegal, Tangerang dan Medan terkenal akan kue keranjang atau dodol yang legit enak. Tak heran jika kue ini dikirim ke berbagai kota. Varian rasanya juga beragam. Inilah beberapa daerah penghasil kue keranjang yang populer.

1. Tangerang

Foto: detikfood
Jika Anda tinggal di sekitar Jabodetabek, berarti Anda bisa saja mengunjungi produsen kue keranjang ini. Kue keranjang Nyonya Lauw dapat Anda temukan di daerah Tangerang, dan sudah beroperasi lebih dari 40 tahun.

Tepatnya tahun 1969, Ny. Lauw Nyim Keng sudah berinisiatif untuk membuat kue keranjang yang adonannya dimasak dengan manual dengan menggunakan lumpang yang ditumbuk dengan alu. Kemudian dikemas dengan daun pisang. Harga 1 kg kue ini berkisar Rp. 30.000 tergantung pada harga bahan di pasaran.

2. Bandung

Foto: detikfood
Kue yang disebut kue ranjang atau dodol cina ini juga diproduksi oleh produsen bernama Tek Kie. Produsen kue keranjang ini adalah industri rumahan yang berlokasi di Pejagalan, Bandung. Berbeda dengan Ny. Lauw, dodol cina Tek Kie dikemas dengan plastik transparan dan tersedia dengan rasa aroma jeruk. Setiap tahunnya, Tek Kie bisa memproduksi 5.000-7.000 buah. Harga yang ditawarkan sekitar 15.000 rupiah per buahnya.

3. Pontianak

Foto: detikfood
Kue yang sarat sejarah dan bernama asli Nian Gao ini juga diproduksi di Pontianak selama lebih dari 40 tahun. Produk usaha rumahan yang bernama Tan Ngen Cuang ini dijual di sekitar kota Pontianak dan sekitar hulu Kalimantan Barat. Anda bisa menemukan tokonya di Jalan Veteran  Gang Syukur 3, Pontianak. Harganya dibanderol sebesar 24.000 rupiah per kemasannya.

4. Tegal

Foto: detikfood
Tak hanya rasa gula merah yang mendominasi, kini juga ada kue keranjang dengan rasa coklat dan pandan. Dalam setahun, salah seorang produsennya yang bernama Mindayani telah membuat lima kuintal atau 3.000 buah kue keranjang.

Produknya ini tak hanya tersebar di Tegal saja, namun juga di Solo, Jakarta, Purwokerto, Semarang dan Bandung. Harganya termasuk bersahabat, sekitar 4.000-5.000 per buahnya. Beberapa nama kue keranjang yang populer di daerah ini adalah Nyonya Oei King Ouw dan Nyonya Souw.

5. Solo

Foto: detikfood
Kue bundar lengket yang melambangkan agar keakraban keluarga semakin lekat dan rasa manis yang melambangkan agar kehidupan semakin manis juga hadir di Solo. Di kota ini, Anda bisa mencicip manisnya kue keranjang ini  bernama “Low Kiem Sui”. Produsen yang beralamat di Balong RT 05 / RW 08, Sudiroprajan, Solo. Setiap tahunnya, diproduksi satu ton kue keranjang dengan persiapan dari bulan Desember.

6. Medan

Foto: detikfood
Bila ke Medan, jangan mencari yang namanya kue keranjang. Sebab, di Medan kue khas Imlek ini bernama kue bakul. Medan termasuk daerah yang terkenal akan hasil kue bakulnya. Salah satunya adalah toko di Jalan Dewa Ruci di samping Medan Plaza. Usaha ini kini dibuat oleh Phin Phin, dengan menjual belasan kue jenis lain. Ada juga kue Bakul Merbau yang dikelola oleh Khaidin sejak tahun 1972. Harganya berkisar 28.000-42.000 per kilonya.
Halaman 2 dari 7
(odi/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads