Nyam-nyam! Roti Hangat Tersedia di Vending Machine 24 Jam Ini

Nyam-nyam! Roti Hangat Tersedia di Vending Machine 24 Jam Ini

Fitria Rahmadianti - detikFood
Selasa, 31 Des 2013 07:47 WIB
Foto: Alan Richardson Pix
Jakarta - Bagi orang yang masih di jalan pada dini hari, makanan hangat menjadi salah satu hal yang paling diidamkan. Sayangnya, kebanyakan penjual makanan sudah tutup. Vending machine inipun menjadi solusi.

Fisher & Donaldson, toko roti tradisional keluarga berumur 94 tahun, memasang mesin 'Bakery 24 Jam' di St Andrews, Skotlandia. Vending machine ini menjual roti- roti hangat seperti sausage roll, stovies (tumisan kentang), pai, dll.

Menurut manajer Fisher & Donaldson Ben Milne, vending machine ini sangat populer sampai roti-rotinya habis tiap Jumat dan Sabtu malam. "Tanggapannya luar biasa. Saya hanya mendapat respons positif. Orang-orang tampaknya sangat menyukai gagasan ini," kata Milne.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Milne bercerita, ide tentang vending machine ini muncul saat ia dan istrinya sedang berada di Glasgow. Mereka melihat vending machine cupcake, dan sang istri berpikir alangkah menyenangkannya jika ada mesin penjual pai.

Seperti diberitakan Daily Mail (06/12/13), saat ini, halaman Facebook Fisher & Donaldson sudah mendapat lebih dari 13.000 fans. Berada di kota pelajarpun membuat 'Bakery 24 Jam' populer di kalangan mahasiswa.

"Ada mahasiswa yang keluar pub pagi sekali. Merekalah konsumen terbesar kami. Hanya ada satu toko yang buka 24 jam. Ada juga kedai pizza dan kebab yang beroperasi hingga pukul dua pagi. Namun tak ada yang menjual sausage roll, stovies, dan pai," ujar Milne.

Menurut Milne, pelanggan lain yang memuji idenya adalah para supir taksi yang harus menunggu di udara dingin saat tugas malam.

Saat ini, 'Bakery 24 Jam' berada di lokasi sementara karena Milne ingin mengukur dulu seberapa sukses ide ini. "Hasilnya sangat bagus, jadi tampaknya kami akan membuatnya permanen di depan toko kami yang ada di Church Street," jelas Milne.

Namun, sebagian penduduk geram melihat vending machine di jantung kota universitas bersejarah tersebut. Anggota dewan kota, Brian Thomson, misalnya. Ia pertama kali mengetahui keberadaan vending machine tersebut lewat foto yang diunggah seseorang ke Facebook.

Setelah beberapa kali melihatnya, ia mengaku terkejut benda itu berada di lokasi terkenal. "Saya yakin mesin tersebut akan disukai orang-orang yang mencari makan usai keluar malam, namun sangat tidak pantas jika ditempatkan di area konservasi St Andrews. Sudah banyak usaha yang dikeluarkan demi menjaga karakter (bersejarah) daerah ini," protes Thomson.

Thomson mengaku sudah berbicara dengan dewan tata kota, dan mereka sedang meneliti apakah vending machine tersebut memerlukan izin perencanaan.

Sementara itu, manajer senior pengembangan dan pembangunan Fife Council, Jim Birrell, mengatakan bahwa vending machine tersebut tak memerlukan izin perencanaan.

"Pejabat kesehatan lingkungan juga sudah mengunjungi tempat itu. Tak ada kekhawatiran terkait keamanan pangan dan/atau undang-undang kesehatan dan lingkungan," tutur Birrell.



(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads