Sambut Thanksgiving dan Hanukkah, Donat Isi Daging Kalkun Diluncurkan

Sambut Thanksgiving dan Hanukkah, Donat Isi Daging Kalkun Diluncurkan

Fitria Rahmadianti - detikFood
Jumat, 22 Nov 2013 13:43 WIB
Foto: Zucker Bakery
Jakarta - Tahun ini, Thanksgiving dan Hanukkah dirayakan berbarengan. Untuk menyambutnya, sebuah bakery di New York, Amerika Serikat, meluncurkan perpaduan hidangan khas kedua hari besar tersebut, yakni donat isi daging kalkun.

Thanksgiving adalah hari di mana masyarakat Amerika Serikat dan Kanada mengucap syukur atas berkah yang telah dilimpahkan setahun yang berlalu. Hidangan khasnya adalah daging kalkun dengan gravy (saus kaldu kental) atau cranberry serta pai labu kuning atau ubi.

Awalnya Thanksgiving dirayakan sebagai tanda syukur atas panen yang berhasil. Di Amerika, hari besar ini dirayakan pada Kamis keempat di bulan November, sementara orang Kanada memperingatinya pada Senin kedua di bulan Oktober.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Hanukkah adalah hari besar orang Yahudi yang dirayakan selama delapan hari, mulai tanggal 25 bulan Kislev berdasarkan kalender Ibrani. Sufganiyot, donat bulat berisi selai stroberi atau custard dan ditaburi gula halus di atasnya, menjadi hidangan khas Hanukkah.

Tahun ini, Hanukkah diperingati pada 27 November sampai 5 Desember, sementara Thanksgiving jatuh pada 28 November. Bertepatannya kedua hari besar yang disingkat menjadi 'Thanksgivukkah' ini terjadi untuk pertama kali dalam lebih dari 100 tahun.

Untuk merayakannya, Zucker Bakery meluncurkan 'Stuffganiyot' sebagai pelesetan 'sufganiyot'. Donat labu kuning dengan rempah ini memiliki tiga macam isi, yakni daging kalkun dan gravy, daging kalkun dan cranberry, serta saus cranberry saja.

Adapula donat ubi dengan isi marshmallow bakar. Masing-masing bisa dibeli dengan harga $3.50-5 (Rp 41.000-58.500). Penggagasnya adalah pemilik Zucker Bakery Yaniv Zohar serta Gil Levy yang mendesain website bakery tersebut.

"Hanukkah dan Thanksgiving adalah dua hari besar favorit saya. Tahun ini, keduanya diperingati bersamaan. Saya tak bisa memutuskan mana yang ingin saya rayakan dengan makan malam, jadi saya pikir saya sebaiknya mencampurnya," kata Levy.

Sejauh ini Stuffganiyot mengundang rasa penasaran orang-orang, namun mereka agak keberatan dengan harganya. "Saya rela membayar $3.50, tapi $5 terasa terlalu mahal," ujar penulis asal New York, Sidney White.

Margret Potts yang mencicipi donat isi daging kalkun dan cranberry mengatakan bahwa cranberrynya enak. Iapun menyukai rasa manis dan rempah yang halus dari roti donatnya. Bagaimanapun juga, ia mengakui bahwa harga $5 terlalu mahal.

Stuffganiyot dibuat dengan meletakkan isi di atas adonan yang dibentuk bundar pipih, lalu menutupnya dengan adonan lain. Barulah setelah itu donat digoreng.

Zucker Bakery membuat donat ini lebih kecil daripada donat biasa karena isinya padat dan mengenyangkan. "Kami tak ingin orang kenyang menyantapnya. Kami ingin mereka menambah lagi dan lagi," jelas Levy, seperti dilansir Daily Mail (08/11/13).


Teks: Fitria Rahmadianti



(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads