Puding dingin adalah salah satu hidangan yang paling pas untuk mengakhiri acara bersantap. Camilan manis ini memiliki tekstur khas, yakni garing atau kenyal namun lembut. Anak-anak sampai orang tua menyukainya karena mudah dicerna.
Lantas, dari mana tekstur puding dingin berasal? Inilah bahan baku populer untuk membuat puding dingin:
- Agar-agar
Agar-agar yang juga disebut kanten biasanya berasal dari salah satu spesies alga merah, yakni Gelidium amansii. Agar-agar sering disebut sebagai alternatif alami gelatin dari tumbuhan. Warnanya putih dan semi bening.
Agar-agar biasanya dijual dalam bentuk bubuk, meski ada juga bentuk batangan atau strip. Jenis batang ini harus direndam dalam air hingga lunak baru kemudian dimasak dengan bahan lainnya. Agar-agar dijual dalam beragam merek. Selain yang polos ada juga yang diberi warna dan rasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Gelatin
Gelatin adalah kolagen yang diekstrak dari kulit, tulang, atau jaringan ikat hewan seperti sapi, ayam, babi, atau ikan. Bahan pengental ini tak berwarna, bening, tanpa rasa, dan rapuh saat kering.
Hidangan pencuci mulut yang terbuat dari gelatin bertekstur lembut seperti panna cotta. Gelatin biasanya dijual dalam bentuk lembaran atau bubuk.
- Jelly
Jelly diperoleh dari umbi tanaman Amorphophallus konjac. Untuk membuat puding dingin, biasanya digunakan bubuk konjac yang berwarna putih pucat. Seperti agar-agar, jelly juga bisa dijadikan pengganti gelatin untuk vegan.
Jelly siap olah dijual dalam beragam rasa buah. Produk ini di dalamnya juga digunakan carrageenan dari rumput laut. Teksturnya kenyal, sehingga biasanya tidak disajikan seloyang untuk diiris-iris. Jelly siap makan dijual dalam porsi individual dan mungil seperti cup sekali suap atau cup ukuran sedang.

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN