Ya, puding kini sudah jadi menu dessert dan populer sebagai sajian dingin. Variasinya tak terbatas. Bisa dibuat dengan bahan pengental gelatinbe, agar-agar ataupun konnyaku. Tiap negera di Asia punya versinya sendiri yang unik.
Bahan-bahan lokalpun turut jadi isian puding. Sebut saja santan, kelapa muda, kelapa puan, cendol, kolang-kaling, aneka buah segar, bijian hingga kacang-kacangan. Karenanya puding juga dinikmati sebagai kudapan atau camilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam liputan khusus kali ini kami mengajak Anda melihat puding sebagai bagain dari sejarah makanan di dunia. Mulai dari jenis klasik puding Eropa, beragam varian puding dingin hingga bahan-bahan pembuat puding.
Tak ketinggalan aneka saus, juga beragam cetakan puding yang klasik, modern dan lucu. Cetakan juga pegang peran penting dalam tampilan puding yang cantik menggiurkan. Bahannya juga sangat beragam. Dari aluminium hingga silikat.
Karena dingin dan manis orang sering lupa bahwa puding juga kaya akan kandungan lemak dan kalori. karenanya perlu dicermati takaran konsumsinya. Meskipun agar-agar mengandung serat tetap saja pemakaian gula, susu dan buah akan memberi tambahan kalori.
Bagaimana konsumsi puding yang benar baik untuk dewasa maupun anak akan kami ungkapkan juga dengan saran dari ahli nutrisi. Tak kalah penting, kehalalan puding juga perlu dicermati.
Mengingat bahan pembuat puding seperti susu, gelatin dan agar-agar juga rawan terkontaminasi bahan nonhalal. Karenanya perlu dipahami aspek-aspeknya. Termasuk juga informasi tentang produk agar-agar halal diberikan langsung oleh LPPOM MUI.
Puding manis dan enak akan bermanfaat jika dikonsumsi sesuai takaran. Kalau mau bikin sendiri, kami juga membagikan resep-resepnya. Jangan ragu utnuk tetap menyantap si manis dingin yang menggemaskan ini.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN