Orange Juice Mulai Tergeser dari Menu Sarapan Orang Amerika

Orange Juice Mulai Tergeser dari Menu Sarapan Orang Amerika

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Jumat, 18 Okt 2013 06:28 WIB
Foto: www.recipesart.co.uk
Jakarta - Orange juice atau OJ merupakan minuman wajib setiap sarapan bagi orang Amerika. Hal ini sejak lama menjadi tradisi sarapan. Agaknya kini jus jeruk yang kuning cerah ini perlahan tersingkir dai menu sarapan.

Jus jeruk berwarna kuning oranye dalam gelas tinggi sudah identik dengan sarapan orang Amerika. Namun, belakangan ini mulai tergeser. Kini banyak jenis minuman sehat yang jadi alternatif. Mulai dari energy drinks dan jenis jus baru seperti acai dan delima. Kedua jus ini dipercaya bisa memberi lebih banyak nutrisi sehat.

Namun, alasan utama yang masuk akal karena harga jus jeruk yang jeruknya berasal dari Florida kini semakin mahal. Menurut MoneyBeat blog di WSJ.com orang Amerika kini membeli lebih sedikit jus jeruk. Data ini dicatat oleh Florida Department of Citrus sejak tahun 1998.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga satu galon jus jeruk sudah lebih mahal 1.5 dollar selama sepuluh tahun terakhir. Hal ini juga dipicu oleh virus pohon jeruk yang disebutcitrus greening yang menyerang perkebunan jeruk di bagian tenggara Amerika.

Hal ini membuat harga jus jeruk tertekan hingga mencapai titik terendah pada kontrak yang berlangsung sejak bulan Maret. Keuntungan stabil masih bisa dirasakan oleh perusahaan yang memiliki fasilitas untuk melakukan stok yang cukup. Namun, bagi pedagang eceran akan segera mengalami penyusutan hingga 30% lebih.

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads