Tetapi mereka tiba-tiba saja mempunyai ide yang tak biasa, karena sudah keburu memesan makanan untuk tamu-tamunya. Mereka akhirnya menyumbangkan semua makanan dan minuman itu kepada para tunawisma.
Rencana pernikahan yang harusnya terjadi di tanggal 15 September lalu pun akhirnya βdirayakanβ dengan mengundang sekitar 200 tunawisma untuk menikmati hidangan mewah. Mulai dari makanan pembuka, makanan utama, serta makanan penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi ternyata pasangan suami-istri ini benar-benar serius. Anak mereka Tamara baru saja mengagalkan pernikahannya. Mereka tak ingin membuang begitu saja makanan yang telah mereka pesan.
Seperti diberitakan www.odditycentral.com (20/09/2013) acara pun berlangsung dengan baik. Bus-bus mengangkut para tunawisma yang terdiri dari anak-anak, kaum ibu dan lansia berkumpul di tempat tersebut dengan wajah gembira.
Khusus untuk anak-anak, keluarga Fowler juga menyediakan arena bermain dengan segala aktivitas anak-anak yang menyenangkan seperti mainan anak. Anak-anak juga diberi menu khusus, antara lain ada chicken fingers, kentang goreng, buah segar dan juga biskuit cokelat.
Saat acara makan yang diberi nama "The First Annual Fowler Family Celebration of Love" berlangsung, kelihatan sekali bahwa para tunawisma itu tidak terbiasa dengan peralatan makanan seperti piring emas dan gelas kristal. Tetapi Willie Fowler sangat berbahagia karena mereka menghabiskan semua makanan di piring mereka tanpa sisa.
Elisabeth Omilami, selaku pimpinan badan amal ini menyebutkan acara ini sangat mendidik. Selain berbagi para tunawisma tersebut dapat belajar etika saat makan di acara resmi. Keluarga Fowler pun berniat untuk mengadakan acara serupa tahun depan.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN