Cara ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memperhatikan menu makan siang anak-anak sekolah.
Seperti dilansir dari Daily Mail (23/09/2013), organisasi non-profit bernama DoSomething.org meluncurkan sebuah situs dimana para siswa bisa mengunggah foto menu makan siang yang disajikan sekolah mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan siswa lain yang telah mendaftar dalam situs Fed Up bisa melihat foto menu makan siang yang diunggah siswa lain. Mereka juga diperbolehkan memberi pendapat atau suara, apakah akan memakan menu makan siang dalam foto tersebut (Eat It) atau justru membuangnya ke tempat sampah (Toss It).
Menurut Farah Sheikh selaku operator Fed Up, ide proyek ini muncul dari penelitian mengenai banyaknya siswa di Amerika yang putus sekolah. βBerbagai alasan yang ditemukan, antara lain nilai sekolah yang buruk dan terpaksa bekerja untuk mendukung finansial keluarga,β ujar Sheikh.
βTapi kami mulai menyadari bahwa nutrisi makanan di sekolah memegang peranan besar dalam kemampuan siswa di sekolah. Pernahkah Anda mengonsumsi makanan yang digoreng sebagai menu makan siang dan merasakan efek negatif setelahnya? Bagi beberapa siswa, mereka tidak punya pilihan untuk menghindari hal itu,β tambah Sheikh.
Sejak diluncurkan pertama kali, Fed Up telah menerima ribuan foto dari para siswa di seluruh penjuru Amerika. Bahkan foto-foto tersebut telah menerima 30.000 hasil suara, apakah akan dimakan atau dibuang.
βKami mempelajari bahwa kaum muda peduli. Mereka ingin melihat perubahan, dan sampai sekarang belum tahu bagaimana menyuarakan pendapat mereka,β tambah Sheikh.
Pengguna situs Fed Up hanya bisa mengunggah foto dan memberikan suara hingga 15 November mendatang. Setelah pemnungutan suara ditutup, DoSomething.org akan mengolah data dan membuat grafik tentang mana menu makan siang yang terbaik dan terburuk di Amerika Serikat.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN