Sushi, si Mungil yang Berevolusi

Ulasan Khusus: Sushi

Sushi, si Mungil yang Berevolusi

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Selasa, 17 Sep 2013 06:42 WIB
Foto: www.pbs.org
Jakarta -

Sushi sudah menjadi bagian santapan masyarakat dunia. Sejumput nasi dengan aneka isian dan topping ini dikenal berasal dari negeri sakura. Kini, beragam jenis sushi dijajakan orang. Dari kelas berbintang hingga kaki lima.

Tak ada yang menyangka, sekepal nasi dengan topping seiirs ikan segar yang biasa jadi santapan harian orang Jepang kini mendunia. Meskipun secara histori sushi bukan asli Jepang namun sudah tersohor sebagai kuliner Jepang.

Selera, bahan dan kreativitas memegang peran penting dalam mengadopsi sushi. Ikan segarpun diganti telur, belut panggang, abon hingga alpukat. Karenanya sushi makin digemari. Termasuk pemakaian bahan lokal seperti abon dan sambal roa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mau makan sushi? Berapapun uang di kantong, tersedia banyak pilihan. Banyak orang juga harus mengantri untuk bisa menikmati sushi di restoran-restoran tertentu. Sushi gaya warungpun tak pernah sepi dari pengunjung.

Karena memakai nasi maka sushi mudah diterima lidah orang Indonesia. Kecil bentuknya sehingga tanpa terasa beberapa potongpun masuk ke mulut. Sushi bukan camilan. Karenanya perlu juga dibatasi konsumsinya.

Bagaimana sushi dikenal dan berkembang hingga sekarang? Dlaam liputan khusus ini kami akan memaparkan seluk-beluk sushi di Indonesia. Benarkan makan sushi bikin gendut? Ahli nutrisi punya saran dan solusi jitu untuk menyantap sushi dengan aman.

Restoran dengan sushi bar dan penyajian sushi tradisional masih mudah ditemui di Jakarta. Demikian juga dengan sushi kelas murah meriah. Di mana saja bisa makan sushi enak? Kami akan memberikan infonya. Juga tata cara makan sushi yang benar. Itadakimasu!

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads