Satu dari 10 Sosis di Inggris Membawa Virus Hepatitis E

Satu dari 10 Sosis di Inggris Membawa Virus Hepatitis E

- detikFood
Senin, 16 Sep 2013 13:36 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kasus terinfeksi virus mematikan masih saja terjadi. Bahkan selama setahun belakangan kembali meningkat sekitar 40% seperti yang terjadi di Inggris. Kali ini virus hepatitislah yang sedang mewabah melalui makanan.

Seperti yang dikabarkan DailyMail (15/09/2013), satu dari 10 sosis babi diketahui membawa virus yang berpotensi mematikan. Para ilmuan yang menemukan wabah virus ini sangat mengkhawatirkan warga Inggris yang kini banyak yang mengalami hepatitis E setelah makan daging babi yang terkontaminasi.

Infeksi virus hepatitis pernah dianggap jarang terjadi, namun dalam satu tahun ini kasusnya justru meningkat sekitar 40%. Menurut data yang dimiliki tim peneliti, angka korbannya mencapai 657 jiwa di tahun 2012 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Virus yang mematikan ini bisa berakibat fatal bagi banyak orang terutama lansia, penderita kanker dan wanita hamil. Dengan gejala awal seperti suhu tubuh meningkat dan nyeri otot selama satu bulan. Dengan perkiraan sekitar satu dari 50 orang yang terinfeksi virus akan meninggal dunia.

Infeksi virus ini terjadi karena mengonsumsi sosis yang umum berisi daging dengan jejak darah babi dan terbungkus usus hewan. Untuk mengurangi risiko terkena virus hepatitis, para ahli menganjurkan untuk memasak sosis higga suhu 70 derajat selsius dan dimasak selama 20 menit.

Dalam pengujian ini, virus bisa bertahan dalam suhu 60 derajat selsius. Bahkan sebuah laporan yang diterbitkan minggu lalu oleh Department for Environment, Food, and Rural Affairs, mengatakan jika 10% dari sampel sosis ditemukan mengandung virus hepatitis.

Temuan ini berhasil membuktikan jika hepatitis E bisa ditularkan melalui makanan. Hal ini juga umum terjadi di negara berkembang, yang biasanya ditularkan melalui air yang terkontaminasi. Semua jenis hapatitis diketahui dapat menyebabkan pembengkakan pada hati, kerusakan organ, kanker hati dan kematian.

Virus ini sangat berbahaya bagi wanita hamil dengan usia kandungan trimester ketiga. Karena akan meningkatkan risiko komplikasi hingga gagal ginjal akut. Satu dari lima wanita hamil yang terinfeksi virus ini akan mengalami meninggal dunia.

β€œHepatitis E yang muncul menjadi masalah yang serius. Apalagi sekitar 85% babi di Inggris membawa virus yang cukup kuat.” kata Dr. Harry Dalton, seorang konsultan di Royal Cornwall Hospital di Truro, Inggris kepada DailyMail.

(dyh/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads