Jejak Daging Kuda Kembali Ditemukan di Dalam Daging Burger di Amerika

Jejak Daging Kuda Kembali Ditemukan di Dalam Daging Burger di Amerika

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Senin, 09 Sep 2013 13:30 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Skandal pemalsuan daging masih saja terjadi. Sebelumnya terjadi di Belanda dan kali ini sebuah perusahaan yang memasok domba beku, daging sapi dan daging kambing yang terlibat. Akibat skandal ini departemen kesehatan lingkungan dan polisi melakukan penggrebekan.

The Food Standard Agency Amerika mengatakan bahwa produk daging yang sebelumnya diperdagangkan oleh Farmbox Meats di Aberyswyth, diyakini telah mematuhi prosedur pengawasan suhu. Perusahaan sudah menggunakan suhu yang tepat untuk mendinginkan daging.

Sayangnya pada bulan Februari kemarin, Farmbox Meats yang berbasis di LIandre digerebek oleh polisi dan petugas FSA. Mereka kembali melakukan penyelidikan ulang atas penjualan daging kuda di perternakan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FSA juga mengatakan bahwa semua produk yang sudah diberikan kode tanggal penjualan ditarik kembali untuk didata ulang karena ada kejanggalan. Penyelidikan juga dilakukan untuk menjawab dugaan kesalahan pelabelan makanan.

Namun sang pemilik perusahaan bersikeras jika produknya tidak terkontaminasi silang dengan daging lainnya. Padahal beberapa waktu ini, daging burger yang dibuat oleh para pemenang Burger Manufacturing Company (BMC) di Builth Wells dilaporkan kepada petugas terkait ditemukannya jejak daging kuda di dalamnya.

Kabarnya daging yang digunakan untuk membuat daging burger ini dibeli dari Farmbox Meats. Daging burger ini juga telah dijual dan tersaji di sekolah-sekolah dan rumah sakit. Seorang juru bicara FSA mengatakan bahwa penarikan yang dilakukan sebagai salah satu cara penyelidikan kasus.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads