Ulasan Khusus: Makanan Kalengan

Dikemas Kaleng Agar Awet dan Praktis

- detikFood Selasa, 20 Agu 2013 07:07 WIB
Foto: indianapublicmedia.org
Jakarta - Kornet, sarden dan buah kalengan merupakan jenis makanan kalengan yang akrab digunakan saat darurat. Sudah 3 abad teknik mengawetkan makanan ini dikenal. Rasanya yang enak dan praktis jadi kelebihannya.

Makanan yang dikemas dalam kaleng ini merupakan salah satu cara mengawetkan makanan yang dikenal sejak abad 18. Tujuan utamanya agar makanan tetap bagus kualitasnya saat disantap. Tentu saja dengan nutrisi yang tetap terjaga.

Seiring dengan perkembangan teknologi pangan, teknik pengolahan dan pengemasan makanan dalam kaleng juga berubah. Kini makanan kalengan bisa tahan disimpan hingga 5 tahun dengan kandungan nutrisi dan rasa yang masih baik.

Awalnya pengalengan makanan ini untuk kebutuhan darurat perang. Namun, kini sudah menjadi andalan untuk menu keluarga. Terutama jika bahan makanan tak tersedia atau bukan musimnya. Jenis makanan yang dikemas dalam kaleng juga beragam. Muali dari daging, seafood, sayuran, buah, saus atau bumbu.

Apakah makanan kalengan bernutrisi dan aman? Itulah salah satu hal penting yang akan kami ungkap dalam Ulasan Khusus kali ini. Selain jenisnya lebih beragam, makanan kalengan juga punya sejumlah kelebihan. Seperti kandungan lycopene tomat menjadi lebih tinggi ketika dikemas dalam kaleng.

Bagaimana sebaiknya mengomsumsi dan mengolah makanan kalengan? Hal ini juga menjadi sangat penting terutama bagi wanita aktif yang tak punya banyak waktu memasak di rumah. Tambahan bahan segar akan memberi tambahan nutrisi dan rasa pada olahan makanan kalengan.

Karenanya dalam Ulasan Khusus ini kami akan membahas juga tentang hal-hal yang bisa merusak nutrisi makanan kalengan, bakteri apa yang sering muncul dalam makanan ini. Termasuk hal sepele, membaca dan mengenali tanggal kadaluarsa yang ada pada kemasan makanan kalengan.

Dengan berkembanganya teknologi industri makanan dan kehidupan modern, makanan kalengan memegang peran penting sebagai salah satu pemenuhan gizi keluarga. Jika dipahami dengan benar maka makanan kalengan bisa menjadi santapan lezat yang juga menyehatkan.

(odi/odi)