Makan Tidak Habis? Dengan Aplikasi Mobile Ini Bisa Berbagi dengan Orang Lain

Makan Tidak Habis? Dengan Aplikasi Mobile Ini Bisa Berbagi dengan Orang Lain

- detikFood
Senin, 29 Jul 2013 11:05 WIB
Foto: Left Over Swap
Jakarta - Masalah makanan terbuang dan obesitas di Amerika Serikat masuk dalam tingkat mengkhawatirkan. Sebagai solusinya, sebuah aplikasi diciptakan untuk berbagi makanan dengan mereka yang tidak mempunyai banyak uang untuk membeli makanan.

Sebuah aplikasi yang di bermula dari buah pikiran Tristam Stewart dan Dan Newman yang mulai khawatir dengan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia.

β€œKita saat ini sudah mencapai batasan ekologis yang tidak mampu lagi ditahan oleh planet kita. Saat kita sudah cukup mengambil kayu, air, minyak fosil untuk mencukupi kebutuhan makan, kita harus memikirkan apa yang perlu kita simpan,” tutur Trsitam dalam website Left Over Swap (29/07/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walaupun dinilai unik, aplikasi ini dinilai bisa menyelesaikan masalah kelaparan sekaligus pembuangan makanan di Amerika Serikat. Tinggal download mobile applications 'Leftover Swap' dan memotret makanan yang tidak bisa Anda habiskan, tidak beberapa lama aplikasi akan menunjukkan siapa yang membutuhkan makanan di sekitar Anda.

Dalam website resmi, Leftover Swap menegaskan porsi makanan yang ditawarkan tidak sebanyak porsi restoran. Namun,l angkah ini dilakukan lebih kepada donasi, lebih mengenal orang-orang di komunitas, dan menghindari asupan kalori berlebihan.

Aplikasi mobile ini akan diluncurkan akhir Agustus nanti. Sampai saat ini, perusahaan akan fokus pada area Seattle yang sekaligus menjadi markas Leftover Swap dan San Fransisco. Namun, nantinya akan bisa digunakan untuk semua wilayah Amerika Serikat.

Dan Newman menyatakan pada waktu mendatang, aplikasi ini akan dikenaibiaya. Uangnya akan dimasukkan dalam sumbangan.

β€œTerdapat wabah kelaparan di Amerika Serikat, apakah orang tersebut mempunyai iPhone? Mungkin tidak. Tapi kami sedang menguji aplikasi dengan iOS dan secara potensial bisa merambah platform lainnya,” tambah Dan kepada Huffington Post (29/07/2013).

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads