Si Bola Daging yang Jadi Makanan Rakyat

Ulasan Khusus: Bakso

Si Bola Daging yang Jadi Makanan Rakyat

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Selasa, 30 Apr 2013 06:39 WIB
Foto: detikfood
Jakarta - Bola daging yang kenyal ini jadi favorit banyak orang dan segala usia. Empuk kenyal mudah dikunyah. Berapapun uang di saku, bisa jajan bakso dengan harga murah. Pembuatannya jadi bagian ekonomi rakyat. Belum lagi asupan nutrisi yang didapat.

Meskipun diadaptasi dari China, kepopuleran bakso hampir setara dengan mie. Karena keduanya juga enak dimakan bersama. Bisa dibeli dengan uang Rp.5.000 sampai Rp.40.000 semangkuk. Tergantung kualitas dan isiannya.

Mau jajan bakso? Ada rumah makan spesial bakso yang kondang, warung bakso yang laris atau tukang bakso keliling yang juga enak baksonya. Kapan saja bakso bisa dinikmati. Disantap dengan mie, nasi atau dibuat camilan tetap saja asyik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Produksi bakso juga sudah berkembang menjadi industri kecil yang beromzet ratusan juta rupiah. Karena jadi andalan banyak orang, sedikit saja berita negatif soal bakso, berimbas langsung pada penjualan bakso.

Makanan rakyat ini juga sudha mengalami adaptasi lokal. Dari bakso khas Solo, Wonogiri dan Malang hingga bakso dengan aneka bentuk dan isian. Dalam Ulasan Khusus kali ini detikfood ingin mengajak Anda melihat lebih lengkap salah satu sumber nutrisi dan ekonomi rakyat ini.

Termasuk kenikmatan semangkok bakso, berkuah bening dengan bola-bola yang kenyal enak. Aroma gurih kaldu sangat menggelitik hidung. Makin enak dikucuri sedikit cuka, saus sambal, sambal rawit dan sedikit kecap. Panas mengepul, gurih enak dan menghangatkan perut yang lapar. Yuk, ngebakso!

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads