Daging ayam ada pada posisi teratas. Antara tahun 1998 dan 2010, produk daging ayam seperti daging ayam giling, ayam panggang, dan bakar dihubungkan dengan 452 kasus keracunan makanan dan 6.896 kasus penyakit di Amerika serikat.
Laporan mengidentifikasi produk berisiko tinggi lainnya, seperti daging kalkun dan steak, yang masing-masing bertanggung jawab atas 130 dan 82 kasus. Daging olahan dan daging sapi panggang masuk dalam daftar bahan makanan dengan risiko medium (60-130 kasus). Sementara, ham, sosis, dan chicken nugget yang adalah bahan makanan berisiko paling rendah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βBagaimanapun, penemuan ini terbatas karena sebagian masyarakat yang jatuh sakit karena konsumsi produk makanan yang terkontaminasi tidak mengunjungi dokter, sehingga kasus mereka tidak terdeteksi oleh petugas kesehatan,β tutur Caroline Smith DeWaal, the food safety director di CSPI.
Bakteria Salmonella dan E. Coli sering mencemari produk daging saat proses penyembelihan. Bakteria Clostridium perfringens adalah penyebab penyakit ketiga, bakteria ini berkembang di makanan dalam waktu lama dan bisa menyebabkan penyakit jika makanan tidak dimasak sempurna.
βKonsumen harus menggunakan termometer untuk melihat apakah makanan tersebut telah mencapai internal tempratur yang aman. Sebelum dimasak bahan makanan harus dicuci hingga bersih,β tutur Douglas Powell, professor food safety di Kansas State University, kepada My Health News daily (24/04/2013).
Douglas menambahkan daging sapi harus dimasak hingga 71,1 C sementara daging unggas hingga 74 celcius. Untuk menghindari kontaminasi dalam dapur, sebaiknya gunakan talenan yang sama untuk daging mentah dan makanan yang belum matang.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN