Commodity, perusahaan parfum baru di Amerika Serikat, menghadirkan cara unik memilih wangi parfum sesuai kepribadian kita. Owen Gee, sang penggagas, menyebutnya 'scent tailoring'.
Kita diminta menjawab beberapa pertanyaan untuk menentukan profil wewangian kita, lalu Commodity akan memilihkan 10 sampel yang kira-kira cocok. Sampel dalam botol-botol kecil tersebut akan dikirimkan ke alamat kita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di peluncurannya, Commodity telah meluncurkan masing-masing 10 jenis parfum untuk pria dan wanita. Untuk pria, misalnya, ada aroma whiskey, gin, dan tebu. Para wanitapun bisa menyemprotkan keharuman teh, cocktail mimosa, dan wine pinot noir ke tubuhnya.
"Dalam membuat wewangian ini, kami bekerjasama dengan salah satu produsen parfum terbaik dari Prancis. Mereka telah berpengalaman selama 160 tahun, dan kami berkolaborasi dengan mereka untuk menghadirkan wewangian tersebut di Amerika," ujar Gee lewat video promosi Commodity.
Parfum dengan aroma makanan atau minuman bukanlah hal baru. Sebelumnya sudah ada parfum dengan wangi lobster, tamale, bahkan pizza. Hmm... Kira-kira aroma makanan apalagi yang akan dibuatkan parfum? Mungkin roti yang baru dipanggang, atau bahkan rendang?
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN