English Breakfast Tea, Teh Teman Sarapan Orang Inggris

- detikFood Senin, 25 Mar 2013 06:44 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Teh bernama English Breakfast Tea ini memang biasa disajikan untuk melengkapi sarapan orang Inggris. Teh hitam dari Assam dan Ceylon ini aromanya wangi dan ternyata kaya akan sejumlah mineral penting.

English Breakfast Tea pertama kali ditemukan pada abad 19 di Scotlandia. Teh hitam yang dibuat dari campuran beragam jenis teh hitam ini memang ditujukan untuk melengkapi menu sarapan Inggris yang berat dan banyak.

Biasanya terdiri dari paduan teh Assam, Nilgiri atau Keemun. Campuran teh ini berbeda untuk tiap pabrik atau merk. Inggris mendapatkan teh hitam sebagian besar dari negara jajahannya seperti India.

Teh hitam ini jika diseduh berwarna cokelat pekat. Rasanya sedikit pahit dan sepet mirip teh tubruk. Karena itu orang Inggris selalu menikmati teh ini dengan campuran susu cair dan seidkit madu atau gula agar rasanya tidak terlalu pahit.

Tiap cangkir (240 ml) teh hitam ini mengandung 2 kalori, 0,7 g karbohidrat dan tidak mengandung lemak, protein, serat ataupun kolesterol. Sedangkan kandungan mineralnya berupa 7 ml, kurang dari 1% dari kebutuhan harian sodium yang dianjurkan.

Selain itu juga terdapat 12 mg folat, 0.5 mg magnesium, 88 mg potasium, 883 mg floride. Mineral lainnya berupa fosfor, magnesium, kolin, ribovalon, zat besi, zinc, tembaga dan asam pantothenic.

Teh dipilih sebagai minuman pagi hari karena mengandung kafein. Tiap 240 ml English Breakfast Tea mengandung 47 mg kafein. Kandungan kafein ini yang membuat orang segar, meningkatkan konsentrasi, merangsang metabolisme tubuh di pagi hari.

Berdasarkan riset European Journal of Clinical Nutrition, minum 3 cangkir teh ini per hari bisa mencegah penyakit jantung koroner. Meskipun masih diperlukan peneltian lanjutan, teh hitam juga mampu mencegah osteoporosis. Kandungan antioksidannya melindungi tubuh dari kanker.

(odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com