Menjelang tahun baru Imlek buah jeruk mandarin membanjiri pasaran. Warnanya oranye tua menyala dengan berbagai ukuran. Jeruk kupas ini rasanya asam manis dan segar. Selain jadi suguhan juga jadi hiasan rumah. Karena jeruk ini sarat dengan perlambang.
Jeruk mandarin atau Citrus reticulata merupakan tanaman jeruk yang dibudidayakan sejak masa perangan dunia II. Terkenal karena kulitnya yang oranye menyala dengan kulit yang mudah dikupas. Daging buahnya segar dengan rasa asam manis segar. Karena itu biasanya dimakan segar atau dijadikan bahan campuran salad.
Jeruk ini menjadi sajian wajib saat tahun baru Imlek atau festival musim semi di China. Dalam dialek Canton disebut 'chen' yang terdengar sama seperti kata yang berarti 'sukses'. Bentuknya yang bundar dan warnanya oranye dianggap sebagai simbol matahari dan emas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jeruk ini biasanya dijual dalam bentuk pohon di dalam pot. Sebagai hiasan biasanya ditempelkan amplop dna kertas atau hiasan berwarna merah sebagai simbol uang atau keberuntungan. Demikian juga untuk jeruk mandarin juga diberi tempelan kertas atau amplop merah.
Dengan sajian jeruk ini diharapkan tahun baru atau musim semi akan membawa banyak keberuntungan, kebahagiaan dan rejeki berlimpah. Biasanya akan dipilih jeruk yang mulus, bagus, berwarna oranye menyala, dan rasanya manis segar. Beragam jeruk ini bisa dibeli di pasar tradisional, daerah pecinan, toko buah dan pasar swalayan.
(/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN