Angsa Kanada Akan Diburu dan Dijadikan Bahan Makanan

Angsa Kanada Akan Diburu dan Dijadikan Bahan Makanan

- detikFood
Selasa, 22 Jan 2013 08:30 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Warga Scarsdale, New York, Amerika Serikat sudah habis kesabarannya menghadapi ulah angsa Kanada yang mengotori lingkungan dan menyerang warga. Pejabat kota telah memutuskan untuk memburu dan menjadikan binatang tersebut sebagai bahan makanan.

Angsa Kanada yang berkeliaran di sekitar New York mulai diburu karena gangguan yang terus menerus oleh angsa berleher hitam dan pipi putih itu. Mereka diburu setelah pemerintah kota New York menerima keluhan tentang kotoran dan setidaknya dua serangan angsa Kanada.

CBS melaporkan (21/01/2013) USDA (United State Department of Agriculture) akan mengurus perburuan angsa-angsa ini dan akan mendonasikan daging angsa-angsa tersebut ke The Food Bank for Westchester.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana tersebut telah menarik perhatian beberapa pemerhati hewan. Salah satunya, Friends of Animals yang berpendapat bahwa membunuh angsa-angsa ini adalah langkah brutal dan biaya produksinya membuang-buang uang pajak.

β€œAngsa Kanada adalah burung asli wilayah Amerika bagian utara, harusnya hidup bebas dari kekerasan dan bahaya di Scarsdale dan wilayah sekitarnya,” kata Edita Birnkrant selaku Friends of Animals New York director lewat website resmi Friends of Animal (21/01/2013).

Walaupun begitu, para warga lokal menegaskan bahwa memburu semua angsa adalah pilihan yang tepat karena mereka sangat mengganggu. β€œLapangan golf kami kadang kala penuh oleh angsa dan pasti tidak akan bisa main bahkan harus berkeliling dicantara kotoran angsa,” kata salah seorang warga bernama Jerry Golden.

Disamping itu, kiriman daging angsa liar bukanlah sesuatu yang baru untuk The Food Bank. β€œSebelumnya kami sudah pernah menerima daging angsa liar,” kata Kendall Hanna selaku Executive Director of the Central Pennsylvania Food Bank di Harrisburg, Pennsylvania, Amerika Serikat. Ia menerima kiriman daging angsa liar yang diburu untuk mencegah angsa-angsa itu menabrak pesawat yang sedang lepas landas.

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads