Wabah Selada Berbakteri E-coli Tersebar di Kanada

Wabah Selada Berbakteri E-coli Tersebar di Kanada

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Jumat, 18 Jan 2013 16:40 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Makanan sangat mudah terjangkit wabah E-coli. Seperti yang diberitakan sebelumnya, selai kacang dan daging diketahui terkontaminasi bakteri Salmonella di New York. Namun kali ini warga Kanadalah yang terkena wabah ini. Pasalnya selada yang jadi topping salad tercemar bakteri E-coli.

Menurut badan kesehatan di Kanada ada satu lagi kasus mengenai wabah bakteri E-coli. Setelah dikonfirmasi, sudah ada banyak korban akibat pencemaran wabah bakteri di Ontario. Ternyata sumber wabah ini terdapat pada selada.

Bakteri E-coli yang tercemar ini bertipe O157:H7, tergolong berbahaya yang dapat mengakibatkan diare berdarah hingga bisa merenggut nyawa. Umumnya bakteri ini terdapat dalam air yang tercemar oleh kotoran manusia. Namun sumber bakteri ini berbeda dengan jenis bakteri lainnya seperti bakteri Listeria yang berasal dari tanah dan air juga bakteri Salmonella yang berasal dari unggas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini total kasus akibat wabah bakteri menjadi bertambah. Bahkan korban akibat wabah yang terjadi pada bulan Desember dan awal Januari 2013 sudah mencapai 29 orang di Kanada. Diantaranya enam orang dari New Brunswick, 10 orang dari Nova Scotia dan 10 orang dari Ontario.

Bukti terbaru yang ditemukan dalam penyelidikan ini Canadian Food Inspection Agency’s, wabah ternyata bersumber dari selada yang didistribusikan oleh FreshPoint Inc. Kebanyakan selada dijual ke restoran seperti KFC dan Taco Bell yang berada di daerah-daerah di Kanada.

Tidak hanya itu, ternyata daun selada juga dijual ke Burger King, Pizza Hut dan restoran lainnya. Selada segar yang didistribusikan ini digunakan untuk campuran salad juga topping burger. Canadian Food Inspection Agency’s telah melacak selada terkontaminasi ini dan sudah dilaporkan pada pihak berwenang.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads