Permen Sugarpova Dikritik Karena Berkadar Gula Sangat Tinggi

Permen Sugarpova Dikritik Karena Berkadar Gula Sangat Tinggi

Flora Febrianindya - detikFood
Selasa, 15 Jan 2013 13:55 WIB
Foto: Daily Mail
Jakarta -

Tahun 2012 lalu, petenis Maria Sharapova merambah bisnis permen. Wanita 25 tahun ini merilis Sugarpova, permen manis dengan tampilan yang unik dan cantik. Sayang, kandungan gulanya terlalu tinggi, bahkan setara dengan 21 sendok teh gula dalam tiap permen.

Seperti dimuat dalam website Sugarpova, permen ini merupakan produk premium yang merefleksikan sisi seru, gaya, dan manis dari seorang Maria Sharapova. Sharapova mengaku, ia memiliki sweet tooth dan sangat suka menikmati makanan manis. Bahkan saat kecil, ia selalu minta hadiah permen setiap selesai latihan tennis dengan hasil baik.

Tiap kemasan Sugarpova diketahui mengandung 142 gram isi atau sekitar 5 permen. Jika diakumulasi, gula yang dikandung satu kemasan Sugarpova setara dengan 21 sendok teh gula pasir, atau bisa disamakan dengan mengonsumsi dua kaleng Coca Cola.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kritik dilontarkan oleh Corrina Langelaan, Campaign Manager dari The Parents' Jury, organisasi yang bertanggung jawab akan iklan dan promosi makanan. "Maria Sharapova merupakan atlet dengan pengaruh besar, dikagumi oleh orang tua dan juga anak. Ia memiliki peranan untuk mempromosikan gaya hidup sehat. Dengan angka obesitas yang meningkat, ia melakukan hal yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya pada Australian News.

Hal serupa juga dituturkan oleh psikolog anak Dr. Justin Coulson. menurutnya, Sharapova justru mempromosikan gaya hidup tidak sehat. Hal tersebut juga mencerminkan sikap Sharapova yang dianggap tidak bertanggung jawab karena mempengaruhi perilaku anak-anak.

"Bintang olah raga memberi pengaruh besar yang tidak proporsional pada perilaku konsumen, termasuk anak-anak. Mempromosikan pola tak sehat merupakan sikap yang tidak pantas," ungkap Coulson pada Daily Mail (11/01/2012).

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads