Bar yang diketahui bernama Nightjar bar di Hoxton, London timur membuat sebuah cocktail bernama Moby Dick yang dalam menu dideskripsikan sebuah cocktail yang mengandung Laphroaig whiskey, Drambuie, ale and bitter, dan campuran kulit paus.
Polisi langsung bertindak menurut petunjuk terakhir yang didapatkan untuk merazia tempat tersebut dan mengambil sebuah sample minuman untuk dianalisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuduhan tersebut datang setelah seorang penyelidik dari Whale and Dolphin Conversation menemukan daging paus di jual sebuah toko di Copenhagen, Denmark. Dimana di negara itu penjualan daging paus hanya boleh kepada rakyat Greenland Inuit yang harus menunjukkan tanda pengenal.
Tapi, toko bernama DayCatch Greenland tersebut ternyata menjual steak ikan paus kepada seorang jurnalis dari Irlandia. Pemilik DayCatch langsung meminta maaf karena menjual produk tersebut dan menyerahkan dirinya sendiri pada pemerintah Denmark.
Nightjar mengatakan kepada Daily Mail (11/12/2012) mereka tidak menyadarai cocktail mereka mengandung bahan illegal dan mengatakan telah menghapus cocktail Moby Dick dari daftar menu mereka.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN