Orang Jepang memang dikenal sangat doyan makan ikan. Namun, permen karet dengan rasa ikan nampaknya masih sulit diterima akal sehat. Pasalnya, salah satu fungsi permen karet adalah untuk menyegarkan nafas. Bagaimana kalau mulut jadi berbau amis setelah mengunyah permen karet ikan?
Penggagasnya adalah penyedia jasa website Es Corporation. Menurut artikel di situs Rocket News 24 (08/05/12), perusahaan ini menjual permen karet dengan rasa saba no misoni. Hidangan populer asal Jepang ini berupa mackerel yang dimasak dengan saus miso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DHA banyak terkandung pada minyak ikan yang hidup di perairan dingin samudera. Ikan yang paling tinggi kandungan DHAnya adalah salmon, tuna, bluefish, mackerel, swordfish, anchovy, herring, sarden, dan kaviar. Dalam wujud permen karet, konsumsi DHA jadi terasa unik dan menyenangkan.
Es Corporation menggambarkan rasanya sebagai 'kolaborasi rasa yang revolusioner'. Mereka menambahkan bahwa rasanya tak terlupakan dan berbeda dengan apapun yang pernah Anda coba sebelumnya. Produk ini dijual dengan harga 500 yen (Rp 58.000) per 10 buah.
Namun, Es Corporation kini tak memroduksinya lagi. Pasalnya, saking terkenalnya permen karet ini, banyak yang melakukan preorder. Bahkan sebelum dipasarkan secara luas, permen karet rasa ikan ini sudah habis terjual!
Sayang stoknya sudah habis. Kalau masih ada, permen karet ini cocok dikunyah saat mengerjakan soal masuk perguruan tinggi bergengsi.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN