Seorang gadis bernama Holly Lindley (9) mengidap glycogen storage disease. Gangguan kesehatan ini menyebabkan tubuhnya tidak bisa menyerap energi dari makanan yang dimakannya. Karena penyakit ini belum ada obatnya, maka ia harus mengonsumsi susu yang dicampur dengan tepung jagung untuk mencegahnya jatuh koma.
Holly didiagnosa dengan penyakit langka saat ia berumur dua tahun. Tiba-tiba ia pingsan di rumahnya yang berlokasi di Doncaster, Inggris. Ibu dan tetangganya berusaha menyadarkan Holly dari pingsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karen Shaw (35) sang ibu, menghabiskan sekitar Rp 31 juta sejak perawatannya tiga tahun lalu. βKami harus membujuknya untuk minum setiap gelas susu. Karena selama beberapa malam ia menolak dan kami harus bisa meyakinkannya minum susu untuk kebaikannyaβ, tutur Karen kepada Daily Mail (09/11/2012).
Para dokter di Doncaster Royal Infirmary mendapati tekanan darah Holly sangat rendah. Inilah yang mengarahkan mereka pada diagnosa bahwa ia mengidap sebuah penyakit langka, yang hanya menyerang satu dari tiga juta orang.
Karena tekanan darah yang sangat rendah, tingkat energi Holly harus selalu dijaga. Karen harus membangunkan Holly setiap dua jam untuk memberikan roti panggang. βJika saya tidak memberikan makanan malam hari, energinya akan menjadi sangat turun saat ia tertidurβ, tambah Karen.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN