Para peneliti punya alasan kuat. Menurut mereka, saat kopi baru diracik, aroma kopi akan masuk melalui hidung dan masuk ke sel yang kemudian mengirimkan informasi tersebut ke otak. Ketika kopi mulai diseruput, sensasi minum kopi dirasakan oleh bagian otak yang lain dan diinterpretasikan berbeda.
Hal tersebut dikemukakan juga oleh professor Barry Smith dari Centre for the Study of the Senses di University of London. βAroma kopi yang baru diseduh sangat enak. Namun bukankah Anda sering merasa kecewa ketika Anda meminumnya?β.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Professor Smith juga membuat contoh lain untuk membuat para audiens lebih paham mengenai hal yang dijelaskannya. Menurutnya, hal ini sama saja seperti beberapa jenis keju yang memiliki aroma kurang enak. Namun begitu dicicip, rasanya lezat. Hal ini menandakan jika aroma tak selalu berbanding lurus dengan rasanya di mulut.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN