Letaknya yang tak begitu jauh membuat Singapura menjadi salah satu negara tujuan wisata yang sangat populer bagi orang Indonesia. Selain dikenal sebagai salah satu tujuan berbelanja, Singapura juga memiliki sebuah museum unik bagi para pencinta kuliner. The Cookie Museum namanya, yang cukup terkenal di kawasan Asia Tenggara ini terletak di dalam Esplanade Mall.
The Cookie Museum didirikan tahun 2004 silam. Dulunya tempat yang berisi ratusan jenis cookies dengan beragam rasa unik ini bernama V Tea Room. Tidak seperti museum pada umumnya, dimana biasanya barang-barang dipajang dalam kotak-kotak kaca. Sebenarnya The Cookie Museum lebih menyerupai sebuah toko kue yang besar. Di dalamnya juga terdapat tea room bernuansa elegan bergaya Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
O ya, ratusan jenis cookies tersebut juga tidak hanya untuk dikagumi tetapi bisa ikut dicicipi bersama berbagai jenis teh premium. Teh yang ditawarkan juga diberi nama yang unik-unik seperti Raphael's First Kiss atau Botticelli's Birth of Venus.
Keduanya bisa dinikmati dengan anggunnya di ruangan minum teh yang ditata bergaya Inggris kuno. Atau jika ingin sekedar icip-icip saja, The Cookie Museum juga menyediakan beberapa sampel cookie gratis untuk pengunjung.
Semua cookies dan cake yang ada di museum ini merupakan buatan tangan alias handmade. Kualitasnya tak perlu diragukan lagi, karena semua cookies di The Cookie Museum ini sudah dinobatkan sebagai Singapore's Best Cookies. Cookies tersebut ditaruh dalam kaleng-kaleng berwarna-warni dengan kemasan yang sangat eksklusif dan cantik Selain itu mereka juga menyediakan beragam es krim.
Sayang untuk sekaleng cookies unik dan lezat tersebut pengunjung harus merogoh kocek cukup dalam. Tiap kaleng cookies 500 gram ditawarkan seharga SGD $35 - SGD $65 atau sekitar Rp 260.000,00 - Rp 480.000,00 per kaleng (tegantung rasa). Tapi buat mereka yang ingin membeli oleh-oleh yang sedikit unik, mungkin aneka cookies di The Cookie Museum ini bisa jadi alternatif.
(dev/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN