Mie Instan Korea Bersertifikat Halal Populer di Kalangan Muslim

Maya Safira - detikFood Kamis, 11 Agu 2016 13:49 WIB
Foto: budgettravel2korea/Business Korea
Jakarta - Korea punya banyak jenis mie instan. Ramyun ini pun ada yang bersertifikat halal dan populer di kalangan muslim dunia.

Nongshim termasuk salah satu pemimpin dalam produksi mie instan di Korea Selatan. Mereka membuat beragam varian produk mie instan yang digemari masyarakat setempat. Begitu juga ramyun halal untuk pasar muslim yang mendapat sertifikat sejak 2011.

Shin Ramyun termasuk diantaranya. Hadir sejak 1986, produk berkuah merah pedas ini jadi ramyun favorit di Korea. Penjualannya juga paling tinggi sepanjang masa dibanding ramyun lain.

Ekspor Shin Ramyun dilakukan ke berbagai negara. Produk Shin Ramyun halal diekspor ke 40 negara muslim seperti Qatar, Arab Saudi dan UEA.



Menurut Nongshim pada 3 Agustus lalu, ekspor 14 produk ramyun bersertifikat halal termasuk Shin Ramyun, pada kuartal pertama tahun ini mencapai $2,8 juta (Rp 36,7 milyar). Jumlahnya naik 33 persen dari periode yang sama tahun lalu. Ini jadi angka kuartal terbesar sejak ekspor pertama tahun 2011, sebut pemberitaan Business Korea (05/08).

Ekspor produk ramyun halal dari Nongshim memang mengalami peningkatan dalam 4 tahun. Naik dari $700.000 (Rp 9,1 milyar) tahun 2011 jadi $4,5 juta (Rp 58,9 milyar) pada 2015. Menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan dari 30 persen jadi 70 persen.

Sementara ekspor kumulatif dari Januari ke Juni tahun ini berjumlah $14,4 juta (Rp 188,7 milyar) yang setara dengan 930.000 kotak isi ramyun atau hampir 28 juta bungkus ramyun. Nongshim berharap nilai ekspornya bisa melebihi $6 juta (Rp 78,6 milyar) pada akhir tahun jika tren saat ini terus berlanjut, tambah laporan Business Korea.

Peningkatan ekspor Shin Ramyun sebagian besar karena Nongshim melakukan strategi pemasaran agresif sebelum Ramadan lalu. Sebab biasanya muslim sudah membeli sejumlah besar makanan sebelum masuk bulan puasa.



Nongshim sendiri membangun fasilitas produksi khusus makanan halal di pabrik Busan pada April 2011. Tujuannya untuk masuk ke pasar makanan bersertifikat halal. "Shin Ramyun Halal Tanpa Daging" jadi produk unggulan yang mengandung protein biji-bijian, bukan turunan bahan dari daging.

Di sana Nongshim memberi perhatian khusus pada peralatan sanitasi individual karyawan dan menu makanan di kafetaria pabriknya. Supaya dapat lolos prosedur sertifikasi halal yang cukup rumit.

Dilansir dari Business Korea, perusahaan saat ini memiliki 14 jenis produk bersertfikat halal. Seperti Shin Ramyun Halal Tanpa Daging, Ramyun Kentang, Ramyun Soon dan Ramyun Sayuran. (msa/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com