Tandai HUT ke-27 LPPOM MUI dan Komisi Fatwa Gelar Rakornas

Tandai HUT ke-27 LPPOM MUI dan Komisi Fatwa Gelar Rakornas

Maya Safira - detikFood
Rabu, 10 Feb 2016 18:25 WIB
Foto: Detikfood
Jakarta -

Tasyakur Milad ke-27 LPPOM MUI berlangsung pada Rabu (10/02). Pada kegiatan ini diadakan juga pembukaan Rakornas Komisi Fatwa & LPPOM MUI.

Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) didirikan pada 6 Januari 1989. Setelah 27 tahun hadir di tengah masyarakat, banyak hal terkait halal sudah dilakukan LPPOM MUI.

Dalam Tasyakur Milad LPPOM MUI, Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M.Si selaku Direktur LPPOM MUI, menjabarkan ​laporan kemajuan​ dari LPPOM MUI. Seperti sudah diterbitkannya 7 buku seri HAS 23000, pengembangan Cerol (sistem sertifikasi online), pelaksanaan Olimpiade Halal, kerjasama dengan instansi pemerintah hingga kerjasama luar negeri. LPPOM MUI juga telah membuat HalalMUI Apps untuk smartphone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara jumlah sertifikasi halal MUI tahun 2010-2015 ada sebanyak 35.962. Jumlah produk yang sudah disertifikasi sebesar 309.115 dengan jumlah perusahaan 33.905. Auditor Halal LPPOM MUI sendiri ada 831 orang.

"Sampai saat ini sertifikasi halal bersifat voluntary, kalau nanti mengikuti UU JPH maka sertifikasi produk bersifat mandatory. Nanti akan lebih banyak lagi produk halal. Tidak cuma yang berkaitan dengan makanan dan obat, tapi juga barang gunaan," ungkap Lukmanul Hakim dalam Tasyakur Milad ke-27 di Hotel Mercure Ancol.



Dalam kesempatan ini, LPPOM MUI meluncurkan dua buku seri HAS terbaru. Ada HAS 23106 mengenai Pedoman Pemenuhan Kriteria SJH Jasa Logistik dan HAS 23202 tentang Persyaratan Bahan Obat Halal.

LPPOM MUI juga melakukan penandatangan MOU dalam Tasyakur Milad untuk mendukung pelaksanaan programnya kedepan. MOU dengan PT. Multi Terminal Indonesia untuk kerjasama pembangunan dan pengembangan Halal Hub Port. Berlokasi di Tanjung Priok, port mempunyai luas 6 hektar.

Disamping itu, MOU dilakukan dengan PT. Mukti Mitra Abadi. Kerjasama ini untuk pengembangan metode serta implementasi pencucian alat produksi dan transportasi secara syar'i.

Adapun Rapat Koordinasi Nasional Komisi Fatwa & LPPOM MUI resmi dibuka oleh Menteri Agama yang diwakili Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, H. Machasin, MA. Rakornas Kali ini mengangkat tema "Pelayanan Sertifikasi Halal Terintegrasi dengan Standar Internasional".



(tan/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads