Filipina Akan Selenggarakan Pameran Halal Tahun Ini

Filipina Akan Selenggarakan Pameran Halal Tahun Ini

Maya Safira - detikFood
Senin, 18 Jan 2016 11:20 WIB
Ilustrasi: philstar/ifexphilippines
Jakarta - Pameran ​produk ​halal akan berlangsung di Davao, Filipina tahun ini. Ini dilakukan guna meningkatkan sektor pariwisata Davao.

Universal Islamic Center berbasis di Davao bekerjasama dengan Mindanao Islamic Chamber of Commerce (MICC) akan mengadakan pameran halal di Filipina. Menurut laporan Sun Star Davao (17/01), 'Philippine Halal Trade and Tourism Expo' pada 22-24 April 2016. Lokasinya bertempat di Abreeza Mall Davao.

Acara tiga hari ini akan berfokus pada promosi industri halal yang terus berkembang. Namun dengan skala global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marilou W. Ampuan, ketua komite halal dari Philippine Tourism Congress, mengatakan bahwa pameran akan memposisikan Davao sebagai salah satu pusat halal di Mindanao.



"Kami mengharapkan lebih dari 200 partisipan mengikuti kegiatan ini, terutama pemain industri pariwisata seperti hotel dan restoran," ujar pendiri MICC ini, seperti dilansir dari Sun Star Davao.

Marilou pun menyampaikan bahwa produsen produk halal dan pemberi sertifikasi halal juga akan diundang.

Sementara itu Dinas Pariwisata (DOT) telah mulai melaksanakan Proyek Pariwisata Halal Filipina minggu lalu. Dalam proyek ini, 50 pemain utama dalam sektor wisata Filipina diminta mengikuti prinsip dan praktek halal pada April tahun ini. Misalnya hotel dan restoran.

Dari angka tersebut, sebanyak 10 di Davao, 20 di Manila, 10 di Cebu, dan 10 di Boracay.

"Untuk 10 pemain pertama dalam industri yang mengajukan niat mereka menjadi bagian proyek ini, kami akan membantu biaya sertifikasi dan akreditasi halal," ucap Roberto Alabado III, direktur regional DOT Davao.

Ia menambahkan bagi pemain yang tertarik tapi tidak bergabung dalam proyek, mereka masih akan dibantu dan dibimbing untuk akreditasi dan sertifikasi.

Adapun proyek ini menyebut nilai ekonomi global industri pariwisata Halal pada 2020 diperkirakan naik dua kali lipat jadi sebesar $6,4 triliun. Jumlah wisatawan Muslim dunia pun diramalkan berjumlah 150 juta.

(msa/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads