Serangkaian konferensi berlangsung pada World Halal Summit (WHS) di Malaysia. Tema ekonomi Islam global juga diangkat dalam kegiatan ini. Termasuk informasi mengenai perkembangan sektor ekonomi halal.
Sesi diskusi (Unified Session) pertama dalam WHS mengangkat topik βThe State of The Global Islamic Economy.β Pada diskusi ini tiga delegasi dari Amerika Serikat, Malaysia dan Dubai mengulas pertumbuhan ekonomi Islam.
Rafi-uddin Shikoh selaku Founder & CEO Dinar Standard Amerika Serikat memberi presentasi ringkasan data ekonomi Islam global tahun 2014/15. Data didapat dari analisis Thomson Reuters dan DinarStandard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari data ekonomi Islam global tahun 2013, total pengeluaran sektor pangan dan gaya hidup mencapai $2 triliun dan aset keuangan Islam besar $1,66 triliun. Adapun pasar muslim saat ini mencapai $2,001 milyar (12% dari total pasar global). Potensi pasar muslim tahun 2019 diperkirakan mengalami rasio peningkatan 10,8% yaitu sebesar $3,735 milyar.
Rafi-uddin juga membahas kesempatan untuk pengembangan industri halal dari masing-masing sektor. Di bidang travel misalnya, muslim mengeluarkan $140 milyar atau sebesar 11,6% dari total pasar global untuk outbond travel diluar haji dan umrah.
Dengan rasio pertumbuhan 9%, diperkirakan potensi tersebut bisa mencapai $238 milyar 4 tahun kedepan. Pengembangan bidang pariwisata ini dapat melalui penyediaan makanan halal di luar negara OIC (Organisation of Islamic Cooperation), turisme medis, wisata bisnis dan lainnya.
Hal yang sama berlaku pada bidang lain yang melihat kesempatan pengembangan potensi ekonomi Islam baik dari segi industri, keuangan Islam dan kebijakan.
(lus/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN