Konferensi Halal Dunia (WHC) 2014 resmi ditutup pada 11 April lalu. Mengangkat tema 'Keamanan Pangan Global - Perspektif Halal', acara ini menghasilkan resolusi untuk mengembangkan industri halal lebih jauh.
Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah kebutuhan mengisi 80% celah pasokan makanan halal. Para peserta yang terdiri dari pakar dan pemain industri halal sepakat bahwa usaha gabungan untuk mengatasi masalah ini harus dilakukan agar industri halal global terus bertumbuh dan berkelanjutan.
Selama konferensi dua hari ini, ketidakcukupan dan fragmentasi rantai pasokan makanan halal menjadi sorotan. Inilah penyebab utama tidak dikirimkannya makanan dan produk nonpangan halal ke pasar halal global yang sedang berkembang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jamil, dalam beberapa tahun ke depan, akan ada peningkatan permintaan makanan sebesar 70-100%. Selain itu diprediksi juga akan ada ketidaksesuaian antara kemampuan produksi pertanian dan permintaan global.
Jamil berpendapat, tak hanya negara-negara muslim yang akan merasakan dampak menurunnya pasokan halal, tapi juga negara-negara nonmuslim.
Pasar halal global didukung 1,8 triliun muslim. Namun, negara yang terlibat dalam produksi makanan halal dan ekspor hanya sedikit. Merekapun hanya menyumbang 20% dari total produksi pangan.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN