Perdana Menteri David Cameron Jamin Ketersediaan Pangan Halal di Inggris

Perdana Menteri David Cameron Jamin Ketersediaan Pangan Halal di Inggris

- detikFood
Kamis, 10 Apr 2014 18:02 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Belum lama ini pemimpin partai National Front di Prancis melarang sekolah menyajikan makanan halal. Sebaliknya, Inggris justru memastikan ketersediaan pangan halal dan berupaya memerangi fobia terhadap Islam.

Setidaknya itulah yang dijanjikan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron pada Muslim News Awards for Excellence di London, Selasa (01/04/2014). Ia juga menjanjikan hal sama terkait daging kosher saat berkunjung ke Israel bulan lalu.

Cameron mengatakan, pemerintahnya tak akan membatasi penyembelihan yang berhubungan dengan agama maupun hewan yang tak dipingsankan sebelum disembelih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Serius menghentikan fobia terhadap Islam berarti benar-benar memastikan bahwa tak ada muslim yang terganggu kehidupannya maupun dalam meraih tujuannya hanya karena keyakinan mereka. Makanan akan datang dan Anda semua bisa makan. Saya perjelas: selama saya menjadi PM negara ini, halal aman di Inggris," jamin Cameron.

Ia berjanji pemerintah akan terus menolak pandangan intoleran terhadap muslim yang terjadi di beberapa bagian Inggris. Menurutnya, Inggris harus membasmi seluruh intoleransi yang merusak kehidupan masyarakat.

Beberapa pembela hak hewan mengatakan bahwa penyembelihan secara halal dan kosher kejam karena hewan dibunuh dengan dipotong lehernya saat sepenuhnya sadar.

Namun, pendukung metode ini mengatakan bahwa hewan dibunuh oleh profesional terlatih, bukan mesin. Hewanpun hilang kesadaran dalam beberapa detik saja setelah pembuluh arteri di tenggorokan diputus.

Bulan lalu, ketua Asosiasi Dokter Hewan Inggris John Blackwell kembali memancing perdebatan setelah mengatakan bahwa cara ini menyebabkan rasa sakit pada hewan selama 5-6 detik. "Menurut saya larangan langsung akan ada tidak lama lagi," Blackwell berpendapat.

Shaykh Tauqir Ishaq, kepala sertifikasi di Badan Otoritas Halal Inggris menyambut baik komentar Cameron yang ia nilai berani. "Kami percaya dan bisa membuktikan bahwa inilah cara paling manusiawi dalam menyembelih hewan jika dilakukan dengan benar. Mereka yang berkampanye menolak prinsip penyembelihan secara agama perlu diedukasi tentang kesejahteraan hewan," kata Ishaq.

Di lain pihak, penasihat halal Asosiasi Bisnis Asia Yorkshire Naved Syed berpendapat bahwa Cameron hanya bermulut manis demi mendapat dukungan dari komunitas muslim.

"Jika ia bersungguh-sungguh, mengapa pemerintah tak menerapkan panduan halal yang dianjurkan Badan Standar Pangan yang pertama diluncurkan pada 2003, kemudian pada 2010? Jika ia saja tak bisa melakukannya, bagaimana kita memercayainya?" tanya Syed.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads