Inovasi terhadap produk halal memang harus dilakukan, tanpa menggeser aturan agama yang sudah ditetapkan. Hal ini sejalan dengan yang diungkapkan Prof. Pervaiz K Ahmad selaku peneliti dari Monash University.
"Industri halal harus inovatif dan lebih efisien untuk menjaga kompetisi. Agar hal ini terjadi, harus dilakukan identifikasi komponen utama dalam industri tersebut," kata Pervaiz pada The Malaysian Reserve, dan dimuat dalam Halal Focus (09/04/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dimuat dalam situs resmi Monash University, ada beberapa komponen yang menjadi elemen penting dalam halal ecosystem. 4 elemen penting itu termasuk precepts and philosophy, processes, products and services, juga positioning.
"Tanpa melihat arah patokan yang ada, model bisnis Anda akan jadi biasa saja, dan tidak bisa berkompetisi dengan model yang sudah ada. Sistem ini bisa digunakan untuk memenuhi tantangan dan masalah yang dihadapi industri halal Malaysia," ungkapnya. Pervaiz juga mengakui jika adanya logo halal pada kemasan makanan bisa meningkatkan daya saing.
(/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN