Tayoshimura adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang pengeringan dan penjualan ikan, dengan jumlah karyawan sekitar 80 orang. Pasar makanan halal yang besar namun belum banyak terisi membuat mereka tertarik untuk memasukinya.
Hidangan dumpling gaya China atau dikenal dengan nama gyoza di Jepang menjadi fokusnya. Biasanya, gyoza mengandung daging babi. Tayoshimurapun mengolah gyoza tanpa daging babi. Sebagai gantinya, mereka menggunakan ikan mackerel, dengan tambahan daun teh untuk menambah aroma dan rasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pameran tersebut, produk gyoza halal diterima pasar dengan baik. Banyak yang mengakui jika rasanya enak. Baru hari kedua pameran, produknya langsung ludes terjual. Produk yang belum memiliki nama tersebut akhirnya disebut sebagai βJapanese Halal Foodβ dengan gambar gyoza besar pada kemasannya.
Saori Yamamoto dari NHK World juga mengemukakan pendapatnya. Menurutnya, perekonomian Dubai yang meroket menjadi salah satu penyebab meningkatnya produk halal di Jepang. βPasar produk halal sangat terbuka, ada lebih dari 1,5 miliar muslim di seluruh duniaβ, katanya.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN