Bangladesh merupakan salah satu negara yang populasi warga muslimnya mencapai 89,5% dari total penduduk. Namun, hingga beberapa waktu lalu, belum ada satu lembaga sertifikasi halal dari Bangladesh yang diakui oleh dunia. Hingga akhirnya lembaga sertifikasi halal Islamic Foundation Bangladesh (IFB) memperoleh pengakuan dari Malaysia.
"Ini merupakan berita baik bagi kami karena kami telah memperoleh persetujuan pengesahan lembaga halal di Bangladesh," kata Syed Moazzam Hossain, selaku presiden Kamar Dagang dan Industri Bangladesh-Malaysia seperti yang dikutip dari Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
World Halal Forum juga memperlihatkan bahwa pasar makanan halal dunia telah tumbuh cukup pesar dalam dekade terakhir ini dan sekarang diperkirakan bernilai 661,6 miliar dollar AS per tahun, mewakili sekitar 17% dari industri makanan global.
Jalal Ahmed, wakil ketua Bangladesh Export Promotion Bureau mengatakan, Bangladesh dapat memperoleh sejumlah besar mata uang asing dengan melakukan ekspor makanan halal. Dimana kontribusi terbesar berasal dari pasar makanan halal di Asia, seperti Indonesia, Cina, India, Malaysia, dan negara anggota Gulf Cooperation Council seperti UEA, Bahrain, Arab Saudi, Oman, Qatar, dan Kuwait.
Jalal mengatakan 5 perusahaan Bangladesh yang telah menerima pesanan dari luar negeri untuk memasok makanan halal sejauh ini belum dapat memlakukan ekspor karena sertifikasi halal yang belum memadai. Sedangkan Moazzam menambahkan beberapa perusahaan saat ini telah menandatangai kontrak dengan importir Malaysia untuk menjadi pemasok makanan halal.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN