Washington University Dining Services sedang menyusun rencana memasukkan makanan halal dalam menu di kantin mereka. Pertama akan mulai diperkenalakan di Village and Bear's Den dan kemudian akan dilanjutkan hingga keluar kampus.
Langkah maju ini merupakan bukti perhatian pihak kampus akan penyediaan makanan khusus seperti halnya makanan khusus untuk agama tertentu, budaya dan kesehatan. Selama ini pihak kampus sudah menyediakan makanan untuk vegetarian, makanan bebas gluten dan khoser, juga untuk mereka yang diet makanan tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini penyediaan makanan halal terbentur pada masalah jumlah permintaan yang kecil dan biaya yang lebih mahal. Dining Services harus mencari daging bersertifikat halal yang cukup mahal. Namun, tindakan Washington University sangat penting sebagai penerimaan semua aspek dalam gaya hidup.
Seringkali kita lupa akan batasan makanan karena agama juga merupakan bagian gaya hidup yang mempengaruhi cara hidup dan berpikir. Demikian juga pada mahasiswa yang memutuskan tidak mengkonsumsi makanan tertentu karena alasan agama.
Keputusan Washington University patut dipuji. Tindakan mengakomodir kebutuhan sebagian kecil mahasiswa akan makanan halal merupakan kepedulian akan beragamnya gaya hidup masyarakat. Tentunya Washington University menjadi makin mantap sebagai institusi pendidikan yang mapan dan menghargai keberagaman dalam masyarakat.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN