Adanya larangan dalam agama Islam untuk mengkonsumsi makanan tertentu yang dikategorikan sebagai makanan non halal, membuat kaum muslim lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Hal tersebut mungkin tidak begitu menjadi soal dalam kehidupan sehari-hari. Namun bagi mereka yang sering berpergian ke negara lain terutama yang penduduknya sebagian besar non-muslim, hal tersebut tentu menjadi kendala.
Belum lama ini Dubai mengambil sebuah insiatif untuk mengatasi kendala para wisatawan muslim di negara tersebut. Mereka membuat sebuah selebaran dimana didalamnya berisi daftar jenis-jenis makanan dan minuman yang mengandung unsur non halal yang kerap dijumpai di luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inisiatif direktori halal ini diprakarsai oleh departemen Dubai Municipality Food Control. "Selama ini kami sering sekali menerima pertanyaan tentang makanan apa yang seharusnya tidak dikonsumsi kaum muslim saat berpergian ke luar negeri," ujar Shamsa Sulaiman salah satu staff di Municipality. "Ada suatu masa dimana staff kami tidak tahu jawabannya, dan sejak dibuatnya direktori tersebut banyak permintaan agar mereka dapat memilikinya," jelasnya lagi.
Dalam direktori tersebut terdapat list makanan dan minuman yang harus dihindari karena dikategorikan non halal. Ada 19 jenis minuman alkohol yang dicantumkan seperti Wine, Champagne, Brandy, Burgundy, Whiskey, Gin, Scotch, Beer, Rum, Bordeaux, Malt, Liqueur, Vodka, Mescal, Marc, Maraschino, Alcohol, Vin rouge, dan Vin Blanc.
"Sebagian orang sering melihat nama-nama minuman tersebut saat memesan di restoran atau kafe, tetapi mereka tidak menyadari kalau minuman tersebut sebenarnya beralkohol," jelas Sulaiman.
Sedangkan untuk makanan ada sekitar 22 jenis makanan yang berasal dari babi dan diperkirakan dari turunan babi sehingga harus dihindari. Beberapa diantaranya adalah makanan yang memiliki kandungan babi dan menyandang nama tertentu dalam daftar menu seperti: Bacon, Belly, Brawn, Fish ham, Gammon, Haslet, Lard, Lardine, Pepsin, Savelo, Rasher, Ham, dll.
Kini sekitar lima ribu kopi selebaran direktori non halal tersebut telah didistribusikan di Dubai International Airport. "Kami harap dengan adanya direktori non-halal ini dapat membantu para wisatawan muslim yang berpergian ke negara lain," ujar Sulaiman. Ia juga menghimbau agar kaum non-muslim ikut membantu para konsumen muslim tersebut dengan memberikan peringatan atau saran saat mereka memesan makanan tertentu di restoran dan kafe.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN