Halal Industrial Park Pertama di Rusia

Halal Industrial Park Pertama di Rusia

- detikFood
Kamis, 25 Nov 2010 15:14 WIB
Rusia - Rusia resmi membuka Halal Industrial Park di Tatarstan. Kawasan industri halal tersebut merupakan yang pertama dibangun di Rusia dengan tujuan untuk memproduksi produk-produk halal.

Semakin tingginya kesadaran halal di seluruh dunia membuat industri produk-produk halal semakin bertambah pesat, tak kecuali di Rusia. Negara Eropa ini untuk pertama kalinya, Sabtu (20/11) lalu meresmikan Halal Industrial Park "Baltacha" di Baltasinski sebuah kawasan disrik di Tatarstan.

Halal Industrial Park tersebut menempati kawasan seluas 4 hektar dan memperkerjakan sekitar 200 karyawan. Pemiliknya adalah seorang pengusaha Rusia, Linar Yakupov yang terinspirasi saat melihat industri makanan halal yang ada di Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembukaan Halal Industrial Park juga dihadiri oleh ketua asosiasi-asosiasi petani dan peternakan di distrik Tatarstan. Seperti yang dikutip dari cnobbi.com, CEO TatCenter.ru IFC Linova total investasi dari proyek Halal Industrial Park ini menghabiskan total investasi sebesar 150 juta rubel.

Menurut Yakupov ada sekitar 30 produk-produk halal seperti daging, tepung, bumbu-bumbu, dan kue yang akan diproduksi sesuai standar halal Islam di tempat tersebut. Sedangkan yang menjadi fokus mereka untuk saat ini adalah produksi produk-produk daging halal. Di masa mendatang, mereka juga berencana untuk memperluas lini produksi halal dengan melibatkan para petani dengan beragam produk-produk pertanian.

Selain menyediakan tempat bagi industri halal, Halal Industrial Park "Baltacha" juga menyediakan pelayanan-pelayanan lainnya bagi industri yang berada didalamnya. Pelayanan tersebut mencakup penjualan produk jadi, housekeeping service, mesin-mesin, logistik, transportasi, akunting, dan pelayanan-pelayanan lainnya.

Nantinya semua produk-produk hasil produksi Halal Industrial Park tersebut akan diimplementasikan melalui pusat halal Kazan. Dimana nantinya mereka akan memastikan proses pergerakan barang dari produsen ke konsumen sesuai dengan sistem syariah.

Saat ini di Rusia sendiri terdapat sekitar 20 juta muslim sebagai calon potensial konsumen, dan lebih dari 1.5 miliar konsumen produk halal yang terdapat di seluruh dunia. Yakupov berharap kedepannya kawasan industri halal ini dapat terus berkembang.

(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads