Diperkirakan hingga tahun 2014 jumlah turis dari Timur Tengah yang berkunjung ke Australia akan meningkat 13%. Sedangkan dari India akan meningkat 11% dan dari Indonesia akan naik hingga 9%. Sebaliknya turis dari Jepang akan merosot hingga 5%. Demikian data yang dilansir dan diprediksi dinas pariwisata Australia yang dihitung sejak bulan Juni.
Daniel Lynn, managing director Expedia, sebuah perusahaan travel online, menyatkan bahwa penyelenggara turisme harus segera menyesuaikan menu dan melengkapi kebutuhan lain untuk pangsa pasar yang baru. Pernyataan ini ditegaskan pada konferensi Tourism Future di Brisbane pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara khusus juga akan disiapkan petunjuk bagi pengunjung muslim di Gold Coast. Hotel-hotel pun melengkapi tiap kamar dengan Al Quran dan menyediakan sajadah bagi para tamu yang memerlukan.
Di Harbour Town dan Hilton Melbourne juga tersedia musholla dan hidangan penyegar serta tersedia menu makanan halal. Tak hanya itu South Australian Tourism Commission juga menambahkan link pada websitenya dengan informasiΒ tentang masjid, restoran halal dan toko roti halal di Australia Selatan.
"Banyak pekerja dari Dubai dan Abu Dhabi yang ingin berwisata, dan akan terjadi lonjakan jumlah turis yang dibawa oleh maskapai Etihad, Emirates dan Qatar ke Australia," demikian jelas Lynn. Demikian juga jumlah turis Indonesia yang makin tahun makin meningkat.
"Jadi turisme tidak akan hanya didominasi oleh turis dari Inggris, Perancis dan Amerika. Tak lama lagi kita akan melihat perubahan itu," demikian Lynn menutup keterangannya seperti dilansir oleh www.halalfocus.com.
(dev/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN